BREAKING NEWS
Senin, 31 Agustus 2026

Viral Diseret hingga Babak Belur di Medsos, Polisi Bongkar Fakta Asli Penangkapan Pelajar Fatur saat Rusuh Pejompongan

Dharma - Sabtu, 29 Agustus 2026 15:55 WIB
Viral Diseret hingga Babak Belur di Medsos, Polisi Bongkar Fakta Asli Penangkapan Pelajar Fatur saat Rusuh Pejompongan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (kanan). (Foto: Riyan Rizki Roshali)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Polda Metro Jaya menjelaskan ihwal pelajar Madrasah Aliyah (MA) bernama Faturrohman alias Fatur (18) yang viral di media sosial saat kerusuhan demo di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Polisi menyebut Fatur sempat diamankan karena diduga melakukan pelemparan saat aksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan Fatur diamankan oleh Subdit Keamanan Negara (Kamneg) ketika kerusuhan berlangsung. Menurutnya, dugaan pelemparan tersebut masih dalam proses pendalaman.

"Pelajar Madrasah ini yang atas Fatur, Fatur. Ya, memang diamankan di Subdit Kamneg yang bersangkutan pada saat melaksanakan aksi melakukan pelemparan, ini juga sudah dalam proses pendalaman," kata Budi, Sabtu (29/8/2026).

Baca Juga:

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin memastikan Fatur telah dipulangkan. Orang tua Fatur disebut sudah datang menjemputnya.

"Terkait dengan tadi yang disampaikan pelajar Madrasah, itu sudah dijemput sama orang tuanya," kata Iman.

Iman menjelaskan Fatur diamankan ketika berada di tengah kerumunan massa saat kerusuhan di kawasan Pejompongan. Polisi menyebut saat itu terdapat massa yang melakukan provokasi terhadap aparat.

"Dan tadi orang tua dari yang bersangkutan sudah menjemput di tempat kami. Jadi kami luruskan sebagaimana apa yang beredar di media sosial," ujarnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari video maupun informasi yang beredar di media sosial. Budi meminta setiap informasi mengenai peristiwa kerusuhan diperiksa terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Makanya kami sampaikan tadi mari kita sama-sama bijak di dalam menyikapi dan melihat apa yang tersampaikan di media sosial tersebut," kata Iman.

Kasus Fatur sebelumnya menjadi perhatian setelah video yang memperlihatkan dirinya di tengah kerusuhan beredar luas di media sosial. Dalam sejumlah unggahan, Fatur disebut menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal saat bentrokan antara massa dan aparat terjadi di Jalan Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Guru agama di sekolah Fatur, Ahmad Fahmi, sebelumnya mengatakan siswanya mengalami sejumlah luka setelah berada di sekitar lokasi kejadian. Menurut Fahmi, rumah orang tua Fatur berada di sebuah gang yang menjadi jalur massa berlarian ketika situasi memanas.

"Di dalam gang, depan rumahnya, si Fatur ini ketiban motor. Ketiban motor ada orang ngaku intel ya, orang tidak dikenal. Nah, dari dalam gang ini diseret ditarik ke sini," kata Fahmi, Jumat (28/8/2026).

Fahmi menyebut Fatur mengalami luka lebam pada bagian kepala, wajah, dada dan bahu. Ia juga mengatakan terdapat luka pada bagian leher yang membuat Fatur harus mendapatkan beberapa jahitan.

Di sisi lain, polisi menyatakan Fatur sempat diamankan karena dugaan melakukan pelemparan dan kini telah dipulangkan kepada keluarganya. Polisi masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa yang terjadi di lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi setelah kerusuhan pecah di sejumlah titik Jakarta pada Kamis (27/8/2026) malam. Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terhadap berbagai peristiwa yang muncul selama dan setelah aksi demonstrasi.

Polisi mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan informasi resmi dalam mengikuti perkembangan penanganan kerusuhan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi memperkeruh situasi.* (in/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polisi Ungkap Komplotan Penipu COD Emas di Jakarta Utara, Gunakan Sajam dan Senpi dalam Aksi Kejahatannya
Hasidah S Lipung SS,S.H,M.H Bersama Ahli Waris Buat Laporan Penyekapan, Perampasan Kemerdekaan dan Pemalsuan Dokumen di Polres Jakarta Utara
Aiman Witjaksono Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Dugaan Ujaran Kebencian
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru