Nanik Minta Restu Prabowo Fokus Tingkatkan Kualitas MBG, Tak Lagi Kejar Kuantitas
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, mengungkapkan telah meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto agar pelaks
NASIONAL
JAKARTA -Insiden pembubaran paksa diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Tanah Air (FTA) di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, berlanjut dengan pemeriksaan terhadap anggota kepolisian. Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa jumlah anggota polisi yang diperiksa terkait insiden tersebut meningkat dari sebelumnya 11 orang menjadi 30 orang.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam, mengungkapkan informasi terbaru mengenai proses pemeriksaan tersebut. “Bid Propam Polda Metro Jaya, sampai dengan saat ini ada 30 anggota Polri yang dilakukan pemeriksaan. Sebelumnya kami sampaikan ada 11 ya, update menjadi 30,” kata Ade di Polda Metro Jaya pada Rabu (2/10).
Ade menjelaskan bahwa pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap anggota polisi, tetapi juga melibatkan warga sipil. “Ada 6 warga sipil yang dimintai keterangan oleh Bid Propam Polda Metro Jaya. 6 Warga sipil yang dimaksud terdiri dari manajemen hotel, petugas sekuriti hotel, hingga para tersangka yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Dalam kasus ini, terdapat tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka setelah insiden pembubaran diskusi tersebut. Tiga tersangka itu adalah Godlip Wabano, Fhelick E Kalawali, dan seorang pria berinisial MR. Insiden ini menarik perhatian publik, terutama karena dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk Din Syamsudin, pakar hukum tata negara Refly Harun, Said Didu, mantan Danjen Kopassus Soenarko, Marwan Batubara, Rizal Fadhilah, Tata Kesantra, dan Ida N Kusdianti yang merupakan Ketua dan Sekjen Forum Tanah Air.
Pembubaran diskusi tersebut terjadi pada Minggu (29/9/2024) dan dipicu oleh kehadiran sekelompok orang yang tidak dikenal yang mengganggu jalannya acara. Peristiwa ini memicu berbagai reaksi di masyarakat, termasuk desakan agar kepolisian menindak tegas para pelaku yang melakukan pembubaran paksa serta menyelidiki keterlibatan anggotanya.
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengusut tuntas insiden tersebut dan memastikan bahwa setiap tindakan yang diambil oleh anggotanya berada dalam koridor hukum. “Kami akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dan melakukan investigasi menyeluruh,” ujarnya.
Sementara itu, pengamat politik dan hukum mengungkapkan keprihatinan atas insiden tersebut, yang dinilai mencerminkan maraknya intoleransi terhadap kebebasan berpendapat. “Kejadian ini seharusnya menjadi perhatian bagi semua pihak, terutama dalam menjaga ruang publik untuk diskusi yang konstruktif dan damai,” ungkap seorang pengamat yang enggan disebutkan namanya.
Dengan adanya peningkatan jumlah anggota polisi yang diperiksa dan penetapan tersangka, diharapkan kasus ini dapat diselesaikan secara transparan dan akuntabel. Masyarakat pun berharap agar hak berpendapat dan berdiskusi tetap dijamin dalam sistem demokrasi yang sehat.
(N/014)
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, mengungkapkan telah meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto agar pelaks
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara pendaftaran dan pembangunan dapur baru untuk Program Makan Bergizi Gratis
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan tidak seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia terlibat dalam kasus dug
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap modus baru dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi pengurusan izin tinggal warg
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Medan melontarkan kritik terhadap polemik pembiayaan akomodasi peserta ASEAN U19 Boys&0
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi tinggi terhadap peluncuran film Samudera, sebuah karya sinematik yan
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong percepatan legalisasi sumur minyak masyarakat di Sumut sebaga
PEMERINTAHAN
MEDAN Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 yang akan digelar pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam
PARIWISATA
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkap dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Nasional Vietnam memperbesar kemenangan dengan menggilas Myanmar 50 pada babak kedua pertandingan Piala AFF U19 tahun 2026 di
OLAHRAGA