Main Game Bisa Dapat Uang? Begini Cara Dapat Saldo DANA Gratis Rp250 Ribu dari Junglee Ludo!
MEDAN Tren game penghasil uang kembali menarik perhatian masyarakat, kali ini melalui aplikasi Junglee Ludo yang menawarkan saldo DANA g
EKONOMI
JAKARTA –Komisi Yudisial (KY) memberikan respons positif terhadap gerakan cuti bersama hakim yang diinisiasi oleh Solidaritas Hakim Indonesia. Dalam pernyataan resminya, KY menegaskan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan hakim sebagai bagian dari penegakan independensi kekuasaan kehakiman di Indonesia.
Anggota KY sekaligus Juru Bicara KY, Mukti Fajar Nur Dewata, menyatakan bahwa hakim merupakan representasi negara dalam penyelenggaraan kekuasaan kehakiman. “Kewenangan yang dimiliki hakim diperoleh secara atributif dari konstitusi. Oleh karena itu, negara berkewajiban memenuhi hak keuangan dan fasilitas hakim. Hal ini adalah salah satu perwujudan independensi hakim,” ujarnya dalam siaran pers yang diterbitkan pada Senin (30/9/2024).
Mukti mengungkapkan bahwa KY telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Keuangan pada 27 September untuk membahas isu-isu krusial terkait gaji, pensiun, tunjangan, dan fasilitas lainnya bagi para hakim. “Kami juga akan mengadakan pertemuan dengan Mahkamah Agung (MA) dan lembaga terkait guna mendukung upaya para hakim dalam meningkatkan kesejahteraan mereka,” tambahnya.
Dalam konteks rencana cuti bersama, KY mengimbau agar para hakim mempertimbangkan dampaknya terhadap pencari keadilan. “Kami berharap cuti bersama ini tidak mengganggu proses peradilan. Para hakim diharapkan menyikapi situasi ini dengan bijaksana, sehingga aspirasi mereka dapat tersampaikan tanpa mengorbankan kepentingan penyelenggaraan peradilan,” ungkap Mukti.
Diketahui bahwa ribuan hakim di Indonesia akan melakukan ‘Gerakan Cuti Bersama Hakim Se-Indonesia’ yang direncanakan berlangsung dari 7 hingga 11 Oktober 2024. Aksi ini terbagi dalam tiga skema: pertama, hakim yang mengambil cuti akan berangkat ke Jakarta untuk berunjuk rasa; kedua, hakim yang memilih untuk berdiam diri di rumah sebagai bentuk dukungan; dan ketiga, hakim yang sudah habis hak cuti tahunan diharapkan mengosongkan jadwal sidang, namun tetap menjaga hak masyarakat pencari keadilan.
Solidaritas Hakim Indonesia menjelaskan bahwa gerakan ini mencakup empat isu utama, antara lain: pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung Nomor 23 P/HUM/2018 terhadap PP 94 Tahun 2012, pengesahan RUU Jabatan Hakim, peraturan perlindungan jaminan keamanan bagi hakim, dan pengesahan RUU Contempt of Court. Dukungan untuk gerakan ini datang tidak hanya dari hakim, tetapi juga dari masyarakat sipil, akademisi, serta lembaga-lembaga yang peduli terhadap independensi peradilan.
Hingga 27 September 2024 pukul 22.00 WIB, tercatat sebanyak 1.326 hakim telah bergabung dalam gerakan ini, dengan lebih dari 70 orang di antaranya siap hadir langsung di Jakarta dengan biaya pribadi. “Ini adalah bukti nyata bahwa perjuangan ini bukanlah sekadar wacana, melainkan gerakan yang didorong oleh semangat solidaritas dan tanggung jawab bersama,” tegas pernyataan resmi dari Solidaritas Hakim Indonesia.
Dengan demikian, langkah KY untuk mendukung para hakim menunjukkan komitmen lembaga ini dalam memperjuangkan kesejahteraan dan independensi peradilan di Indonesia. Harapannya, dialog yang konstruktif antara semua pihak dapat terus berlangsung demi kemajuan sistem hukum dan keadilan bagi seluruh masyarakat.
(N/014)
MEDAN Tren game penghasil uang kembali menarik perhatian masyarakat, kali ini melalui aplikasi Junglee Ludo yang menawarkan saldo DANA g
EKONOMI
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menangkap seorang pria lanjut usia berinisial L (65), yang diduga mencabuli puluhan sisw
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan
PEMERINTAHAN
BOGOR Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Kota Bogor resmi membuka Bogor ICMI Islamic Festival (BiiFest) 2026 p
NASIONAL
BANDA ACEH Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menangkap seorang petani asal Aceh Tengah berinisial AW (58) yang diduga membawa 50 kil
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat layanan sosial dan penanganan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan pentingnya peserta Program Pemagangan Nasional (Maganghub) 2025 tidak hanya menda
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan langkah tegas pembenahan total PUD Pembangunan Kota Medan dengan mempriorita
PEMERINTAHAN
PEMATANGSIANTAR Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memastikan tidak terdapat konflik kepentingan terkait pembelian tanah di Jalan C
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan mengungkap dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan pemilik po
HUKUM DAN KRIMINAL