Kirimkan Hak Jawab, Ini Penjelasan Kepala SPPG Medan Tembung 3
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Warga Kabupaten Belitung dibuat resah akibat buronan eks anggota TNI, Sertu Hendri, yang hingga kini belum tertangkap setelah melarikan diri dari kepungan aparat keamanan gabungan dan menembak Serma Randi, personel Subdenpom Persiapan Belitung, pada Senin (13/1/2025). Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Hariyanto, mengungkapkan bahwa Markas Besar TNI telah mengambil enam langkah strategis untuk menangkap buronan tersebut.
“Langkah TNI, khususnya Puspom TNI dan jajaran TNI di wilayah, terus melakukan upaya pencarian terhadap mantan anggota TNI inisial HD, yang telah dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Hariyanto pada Selasa (21/1/2025). Pertama, menetapkan Sertu Hendri sebagai DPO. Kedua, jajaran TNI melakukan pelacakan dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum setempat.
Ketiga, menutup akses keluar masuk yang dapat menjadi jalur pelarian, termasuk pelabuhan dan bandara. “Kami memastikan lokasi persembunyiannya dengan menutup akses yang diduga bisa digunakan untuk melarikan diri,” jelas Hariyanto. Langkah keempat adalah menganalisis semua informasi yang relevan untuk mempercepat pencarian. Kelima, memberhentikan Hendri dari dinas militer.
“Hendri telah melalui proses hukum internal TNI dan resmi diberhentikan dari dinas militer. Statusnya kini adalah warga sipil biasa,” tambahnya. Langkah keenam, TNI mengajak masyarakat memberikan informasi akurat terkait keberadaan Hendri. “Pencarian ini tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI, tetapi melibatkan kerja sama dengan polisi dan elemen masyarakat.
Kami mengimbau warga tetap tenang dan mendukung proses ini dengan memberikan informasi yang benar,” pungkas Hariyanto. Keresahan warga Belitung meningkat setelah Sertu Hendri meloloskan diri dari penyergapan petugas di rumah saudara angkatnya di Jalan Anwar Aid, Kelurahan Kampung Parit, Belitung, pada Selasa (14/1/2025).
Selama pelarian, Hendri diduga membawa senjata api jenis Bareta beserta ratusan amunisi. Nurmalita, salah satu warga, menyatakan khawatir dengan situasi ini. “Kami takut keluar malam, rasanya tidak nyaman jika pelaku belum tertangkap,” ujarnya. Warga lainnya, Lestari, juga mengaku waswas meski berada di rumah. “Kami merasa terancam dan tidak tenang, apalagi jika sendirian di rumah,” katanya.
Pj Bupati Belitung, Mikron Antariksa, mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan. “Kami menerima banyak aduan terkait keresahan ini. Saya meminta masyarakat segera melapor ke Subdenpom Persiapan Belitung, Kodim 0414 Belitung, atau polisi jika menemukan informasi terkait Hendri,” katanya. Ia juga mengingatkan bahwa normalisasi aktivitas masyarakat penting untuk menghindari pemanfaatan situasi oleh pelaku.
Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. “Segera laporkan jika ada orang mencurigakan. Partisipasi aktif warga sangat penting untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya. Polres Belitung Timur telah memperkuat patroli di titik-titik strategis dan meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan keamanan wilayah.
(christie)
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim PSSI dikabarkan tengah memproses naturalisasi Demiane Agustien, pemain muda yang saat ini terdaftar di Arsenal U21. Pemain
OLAHRAGA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Badan Nasional Penanggulangan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggu
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wa
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di lingkungan Badan Nasion
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tamsil Linrung menerima audiensi Denny Indrayana, Refly Harun, dan sejumlah perwaki
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar ekspose atau gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan
HUKUM DAN KRIMINAL