BREAKING NEWS
Kamis, 10 September 2026

Tetangga Sekaligus Saudara, 2 Oknum TNI di Manggarai Barat Diduga Aniaya Kerabat Sendiri karena Masalah Keluarga

Nurul - Rabu, 09 September 2026 17:39 WIB
Tetangga Sekaligus Saudara, 2 Oknum TNI di Manggarai Barat Diduga Aniaya Kerabat Sendiri karena Masalah Keluarga
Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang warga di Kampung Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, yang melibatkan dua anggota TNI AD disebut dipicu persoalan keluarga. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LABUAN BAJO - Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang warga di Kampung Rangko, Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang melibatkan dua anggota TNI AD disebut dipicu persoalan keluarga.

Komandan Kodim 1630 Manggarai Barat Letkol Inf Budiman Manurung mengatakan kedua anggota TNI AD yang terlibat merupakan saudara kandung. Salah satu di antaranya bertugas di Kodim 1630 Manggarai Barat.

"Salah satunya memang bertugas di Kodim 1630 Manggarai Barat," kata Budiman, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga:

Budiman mengatakan korban bernama Syarief juga memiliki hubungan keluarga dengan kedua anggota TNI tersebut. Bahkan, rumah korban dan rumah kedua anggota TNI itu disebut bersebelahan.

"Antara korban dengan kedua anggota TNI itu masih punya hubungan keluarga. Rumah mereka bahkan bersebelahan," ujarnya.

Kedua anggota TNI AD tersebut telah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di Markas Kodim 1630 Manggarai Barat. Pemeriksaan masih berlangsung hingga Rabu sore.

"Kita hadirkan saksi juga. Termasuk saksi dari pihak korban juga kita panggil," kata Budiman.

Budiman menjelaskan, pengambilan keterangan untuk sementara masih dilakukan pihak Kodim. Mengenai tindak lanjut pemeriksaan oleh Polisi Militer (POM), pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan dari para pihak yang terlibat.

"Terkait tindak lanjut oleh POM, kita masih melihat hasil keterangan kedua oknum yang terlibat," ujarnya.

Selain memantau proses pemeriksaan, Budiman juga menjenguk korban Syarief yang menjalani perawatan di RSU Siloam pada Rabu siang.

Menurut Budiman, secara kasat mata tidak terlihat luka terbuka pada tubuh korban. Namun, Syarief masih mengeluhkan sakit pada bagian pipi dan dada.

"Tadi jam 11.30 sudah keluar," ujar Budiman.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kesal Bantuan Tak Seimbang, Warga Manggarai Timur Injak Mi Instan Bantuan Gempa Flores hingga Viral
Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Hujan Abu Vulkanik Mulai Capai Rumah Warga di Lembata
Tembus Jalur Laut Kapolri Kirim 12 Kapal Bantuan Bencana NTT, Prabowo Lempar Pujian
Panggilan Kemanusiaan, Wakil Ketua MDMC Aceh Dr Aslinar Terbang ke Flores untuk Perkuat Tim Medis Korban Gempa NTT
Wujud Kepedulian Nyata, INALUM Kirim Bantuan Rp 252 Juta dan Tim Relawan Khusus ke Lokasi Gempa NTT
2 TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Vonis Juga Dipangkas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru