BREAKING NEWS
Kamis, 01 Oktober 2026

Kejanggalan Kasus Kematian Eks Istri Polisi, LBH Medan: Jejak Residu Ada di Handuk dan Baju Bola Brigadir I

Dharma - Selasa, 29 September 2026 21:46 WIB
Kejanggalan Kasus Kematian Eks Istri Polisi, LBH Medan: Jejak Residu Ada di Handuk dan Baju Bola Brigadir I
Ibu dari mantan istri Brigadir I, Winda Lorenza Gowasa, menangisi kematian anaknya. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Irvan menuturkan, sekitar tiga jam setelah kejadian, personel kepolisian tiba di lokasi.

Petugas tersebut berasal dari Polsek Helvetia, Polsek Sunggal, dan Polrestabes Medan.

Dari audit eksternal tersebut, LBH Medan menyampaikan sejumlah temuan terkait proses penanganan kasus kematian W.

Pertama, LBH Medan menduga terdapat kesalahan prosedur dalam proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Polrestabes Medan.

Menurut Irvan, penyampaian informasi Kapolrestabes Medan Kombes Calvin Simanjuntak mengenai dugaan bunuh diri tidak sesuai dengan Laporan Hasil Penyelidikan (LHP) yang telah terbit pada 5 Agustus 2026.

Padahal, menurut LBH Medan, pada hari yang sama LHP tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan.

"Padahal dalam LHP yang saya baca sendiri, isinya telah ditemukan cukup bukti dugaan tindak pidana 458 dan 462. Apa itu? Dugaan pembunuhan atau mendorong orang bunuh diri," kata Irvan saat konferensi pers di kantornya, Senin (28/9/2026).

"Artinya, LHP-nya menggambarkan telah ditemukan tindak pidana. Jadi informasi itu tidak sesuai dengan keterangan Kapolrestabes," sambungnya.

Kedua, LBH Medan menilai pemberian izin otopsi jenazah tidak sesuai dengan ketentuan KUHP karena izin tersebut disebut bukan diberikan oleh keluarga korban.

Berdasarkan dokumen yang diperiksa LBH Medan, permintaan visum diketahui ditandatangani Brigadir I.

Sementara itu, Brigadir I disebut telah bercerai dengan W pada 2021.

Ketiga, dokter forensik disebut mengakui hasil otopsi belum final sehingga masih dapat diuji melalui pemeriksaan jaringan.

Editor
: Mass Arie
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Misteri Kematian Wakil Rektor IT&B Indonesia di Berastagi Terungkap, Begini Kronologinya
Realisasi APBD Medan Masih Rendah, Rico Waas Ancam Sanksi OPD yang Lalai
Dugaan Penganiayaan Siswa di SMA Negeri 2 Binjai Dilaporkan ke Polisi, Guru Bantah Terlibat
Rico Waas Minta Drainase Indra Kasih Dipercepat, Warga Keluhkan Galian yang Belum Ditutup
Kolonel TNI Harfan Bahar Didakwa Pesan Sabu dan Ekstasi dari Mantan Pacar, Paket Terbongkar di Bandara Supadio
Atasi Banjir, Pemko Medan Bangun Drainase 385 Meter di Jalan Makmur Sei Agul
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru