BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

Kasus KM Virgo Transport 8 Masuk Babak Baru: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, Penyelaman Dihentikan Sementara

Adelia Syafitri - Jumat, 02 Oktober 2026 16:54 WIB
Kasus KM Virgo Transport 8 Masuk Babak Baru: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, Penyelaman Dihentikan Sementara
KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada 13 September 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANJARMASIN – Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 memasuki babak baru.

Penyidik gabungan Polda Kalimantan Selatan menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Di sisi lain, tim SAR gabungan menghentikan sementara penyelaman di bangkai kapal setelah pencarian bawah air selama dua hari belum menemukan korban tambahan.

Baca Juga:

KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada 13 September 2026.

Hingga hari ke-20 operasi pencarian, Jumat, 2 Oktober 2026, sebanyak 57 korban masih dalam proses pencarian.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Kombes Pol Sigit Haryono mengatakan empat tersangka terdiri atas nakhoda, pihak agen PT Virgo Karya Shipping, manajer cabang, dan manajer operasional.

"Empat tersangka ini nakhoda, pihak agen PT Virgo Karya Shipping, manajer cabang dan manajer operasional," ungkap Sigit, Jumat.

Sigit belum memerinci identitas keempat tersangka.

Perkara tersebut kini dilimpahkan ke Subdit Gakkum Korpolairud Baharkam Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dari empat tersangka, nakhoda KM Virgo Transport 8 kini telah ditahan di Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalsel.

Sementara tiga tersangka lainnya telah dikirimkan surat pemanggilan untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Pelimpahan perkara dilakukan untuk memperlancar penyidikan. Polisi perlu meminta keterangan dari sejumlah pihak yang berada di luar wilayah Kalimantan Selatan.

Di tengah proses hukum, operasi pencarian korban juga memasuki tahap evaluasi.

Tim SAR gabungan tidak melakukan penyelaman di bangkai KM Virgo Transport 8 pada hari ke-20 pencarian.

Penyelaman dihentikan sementara setelah dua hari pencarian bawah air belum menemukan korban tambahan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan pemantauan di sekitar lokasi tetap dilakukan meski penyelaman dihentikan sementara.

"Untuk besok tidak ada penyelaman di lokasi, namun dilaksanakan pemantauan dan monitoring," ujar Sudayana pada, Kamis (1/10/2026).

Pencarian korban di permukaan air tetap dilanjutkan di wilayah kerja Kantor SAR Palangkaraya.

Kantor SAR Pontianak juga melakukan operasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang terbawa arus hingga perairan Kalimantan Barat.


Sudayana menjelaskan tim penyelam telah menyisir seluruh bagian dalam kapal yang dinilai masih aman untuk dimasuki.

Namun, masih terdapat sejumlah bagian kapal yang belum dapat dijangkau karena kondisi struktur bangkai kapal dan lingkungan di dalamnya berisiko bagi keselamatan penyelam.

Tim SAR akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah operasi berikutnya.

"Besok untuk melaksanakan evaluasi bersama terkait pelaksanaan penyelaman di badan kapal, kendalanya seperti apa," imbuhnya.

KN SAR Purworejo yang membawa tim penyelam akan ditarik menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin setelah menyelesaikan penyelaman sortie keempat.

Selama evaluasi berlangsung, sejumlah unsur laut tetap berada di sekitar lokasi kejadian untuk melakukan pemantauan.

Unsur tersebut antara lain KRI RE Martadinata, KRI Spica, KRI Bung Hatta, KP Orca, KN SAR Pacitan, dan KN SAR Kertajaya.

Berdasarkan data Basarnas, sebanyak 186 orang telah dievakuasi dari total 243 penumpang dan kru KM Virgo Transport 8.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 78 orang meninggal dunia. Sementara 57 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Operasi pencarian tetap dilanjutkan meski penyelaman di badan kapal dihentikan sementara.

Tim SAR masih melakukan pemantauan dan pencarian di sejumlah wilayah perairan yang masuk dalam area operasi.

Selain pencarian di sekitar lokasi bangkai kapal, tim SAR juga menangani proses evakuasi empat jenazah yang sebelumnya ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah.

Sudayana mengatakan lokasi penemuan berada di kawasan yang hanya dapat dijangkau melalui jalur laut.

Tim SAR menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan rubber boat untuk menuju lokasi tersebut.

Perjalanan dari Kumai menuju lokasi penemuan membutuhkan waktu sekitar lima jam. Karena itu, tim SAR harus bermalam di lokasi.

Keempat jenazah dijadwalkan dievakuasi melalui jalur udara pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Helikopter AR3604 telah disiagakan di Lanud Pangkalan Bun untuk mendukung proses evakuasi.

Penetapan empat tersangka membuat penanganan kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 memasuki tahap penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, operasi pencarian korban masih berlangsung.

Tim SAR untuk sementara mengandalkan pemantauan dan pencarian di permukaan sambil mengevaluasi kemungkinan melanjutkan penyelaman di bangkai kapal.

Hingga hari ke-20 operasi pencarian, sebanyak 78 orang dinyatakan meninggal dunia, 108 orang selamat, dan 57 korban masih dicari.* (km/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pulang dari Kamboja Malah Bikin Judol Polda Sumut Libas 2 Pengelola 'Nexplay88' Beromzet Rp 300 Juta
Polda Sumut Bongkar Judol di Medan-Tebing Tinggi, 2 Tersangka Pernah Bekerja di Kamboja
Polda Sumut Tangkap 2 Tersangka Judol, Pemilik Situs Raup Keuntungan Rp300 Juta
Polresta Banda Aceh Mutasi Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Kasat hingga Kapolsek yang Berganti
Kobar Semangat Kesaktian Pancasila Kapolda Aceh Tegaskan Pesan Penting Ini Buat Seluruh Personel
Misteri Mulut Berbusa Sutrimo Terkuak Polisi Beberkan Peran Kafein dan Penyakit Jantung
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru