Wagub Aceh Geser Fokus Huntara, Tekan BP BUMN Bangun Huntap Permanen
JAKARTA Pemerintah Aceh mendorong percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana melalui sinergi dengan Badan
NASIONAL
BEKASI -Tiga remaja ditetapkan sebagai tersangka setelah penemuan tujuh jasad remaja di Kali Bekasi, Jatiasih, Kota Bekasi. Penetapan tersangka ini berawal dari penggerebekan yang dilakukan oleh tim Patroli Perintis Presisi di sebuah warung yang ramai dikunjungi remaja yang hendak tawuran.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa ketiga remaja tersebut ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) tanpa izin. “Tiga orang ditetapkan tersangka karena membawa sajam tanpa hak,” jelasnya kepada wartawan.
Saat penggerebekan yang terjadi pada Sabtu dini hari, tim patroli menemukan sekitar 60 remaja yang berkumpul di warung gubuk di kawasan industri Cipendawa. Ketika polisi tiba, suasana menjadi kacau, dan banyak remaja yang mencoba melarikan diri. “Sebagian lari ke arah perumahan, dan sebagian menceburkan diri ke Kali Bekasi,” tambah Ade.
Akibat kepanikan tersebut, tujuh remaja ditemukan tewas setelah menceburkan diri ke sungai. Polisi berhasil menyelamatkan empat orang, namun jumlah pasti remaja yang melarikan diri dengan berenang masih dalam penyelidikan. “Kami belum bisa memastikan berapa jumlahnya, karena masih dalam pemeriksaan saksi,” tutur Ade.
Saat ini, ketiga remaja yang ditetapkan sebagai tersangka sudah ditahan di Polres Metro Bekasi untuk proses lebih lanjut. Sementara itu, 19 remaja lainnya yang juga berada di lokasi penggerebekan masih menjalani pemeriksaan. Di antara mereka, ada yang berusia di bawah 18 tahun, namun tidak semua ditetapkan sebagai tersangka. “Yang jelas, tidak ada yang ditetapkan tersangka dari yang masih di bawah umur,” kata Ade.
Kasus ini menarik perhatian masyarakat dan menyoroti permasalahan tawuran di kalangan remaja di Bekasi. Pihak kepolisian mengimbau agar orang tua lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka dan menjauhkan dari kelompok yang berpotensi terlibat dalam tindakan kriminal. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk menggali lebih dalam tentang penyebab dan latar belakang kejadian ini.
(N/014)
JAKARTA Pemerintah Aceh mendorong percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana melalui sinergi dengan Badan
NASIONAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Aceh Tahun 2026 di Hotel The Pad
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong penguatan kolaborasi dengan Dewan Pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan swasembada
NASIONAL
KISARAN Dua pria asal Kemayoran, Jakarta Pusat, Gilang Pandu Sugiarto (32) dan Dedi Sujatmiko (37), dituntut hukuman mati oleh Jaksa Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi begal bersenjata tajam dan panah terjadi di Jalan Jermal Raya, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Rabu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menerima laporan kinerja Komisi Informasi (
PEMERINTAHAN
MEDAN Majelis Ilmu Fardhu &039Ain (MIFA) Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Surat Edaran (SE) Wali Kota M
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sidang praperadilan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dijadwalkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, sejumlah kasus kekerasan yang melibatkan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menj
NASIONAL