BREAKING NEWS
Minggu, 11 Oktober 2026

Terkuak! Bayi yang Ditemukan Warga Tapteng Ternyata Hasil Hubungan Gelap, Pelakunya Diburu Polisi

Adelia Syafitri - Minggu, 11 Oktober 2026 11:01 WIB
Terkuak! Bayi yang Ditemukan Warga Tapteng Ternyata Hasil Hubungan Gelap, Pelakunya Diburu Polisi
Seorang bayi perempuan ditemukan di pinggir jalan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI TENGAH - Seorang bayi perempuan ditemukan di pinggir jalan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Polisi mengungkap bayi tersebut diduga ditelantarkan oleh pria berinisial RS (27) setelah sebelumnya dititipkan kepadanya oleh ibu kandung bayi, DW (27).

Kasat Reskrim Polres Tapteng Iptu Dian Agustian Perdana mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar pernikahan antara RS dan DW.

"Dari hasil penyelidikan, bayi itu merupakan hasil hubungan luar nikah antara RS dan ibu kandungnya (bayi), DW," kata Dian, Minggu (11/10/2026).

Baca Juga:

Dian menjelaskan, DW melahirkan bayi tersebut secara sembunyi-sembunyi pada Maret 2026. Bayi itu kemudian diserahkan kepada RS karena DW mengaku mengalami kesulitan ekonomi.

"Dengan kesulitan ekonomi, DW menyerahkan bayi yang (diduga) mengidap down syndrome dan TBC ini kepada RS," jelasnya.

Menurut keterangan polisi, RS sempat menitipkan bayi tersebut kepada seorang pengasuh di Kecamatan Pandan pada rentang 1-8 Oktober 2026. Namun, bayi itu dikembalikan oleh pengasuh karena RS disebut belum membayar biaya perawatan.

Setelah berselisih dengan pengasuh, RS kemudian membawa bayi tersebut pada 9 Oktober 2026. Bayi itu diduga ditelantarkan di pinggir Jalan Sipange hingga akhirnya ditemukan warga.

"Setelah bersitegang dengan pengasuh, RS membawa pergi bayinya dan menelantarkannya di pinggir jalan Sipange hingga ditemukan warga," ungkap Dian.

Polisi Buru RS, Bayi Mendapat Perawatan

Polisi saat ini masih memburu RS yang diduga melarikan diri. Penyidik juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami kasus tersebut.

"Kami telah memeriksa para saksi dan fokus melakukan pengejaran terhadap RS. Saat ini, kondisi bayi sudah mendapatkan perawatan medis serta perlindungan penuh dari pihak berwenang," kata Dian.

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Tapteng Iptu Anto Patar Limbong mengatakan bayi tersebut pertama kali ditemukan seorang warga bernama Umak Jelli Nainggolan (40), pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Warga yang melintas di lokasi kemudian mendekati bayi tersebut dan mendapati kondisinya memprihatinkan. Saat ditemukan, bayi itu terbungkus kain panjang yang sudah basah.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bantah Kesaksian Wisnu Budi Arif: Rakyat Menguasai Lahan HGU Setelah Ditelantarkan PTPN-2
Berdasarkan UU: Masyarakat Lebih Berhak Atas Tanah HGU yang Ditelantarkan PTPN
Dahril Iskandar Marbun Resmi Daftar sebagai Calon Bupati Tapanuli Tengah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru