BREAKING NEWS
Minggu, 11 Oktober 2026

Dituduh Maling Berondolan Lalu Ditembak, Warga Ngamuk Geruduk Perumahan Kebun Sawit Labuhanbatu

Adelia Syafitri - Minggu, 11 Oktober 2026 11:10 WIB
Dituduh Maling Berondolan Lalu Ditembak, Warga Ngamuk Geruduk Perumahan Kebun Sawit Labuhanbatu
Video warga menggeruduk salah satu perumahan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, viral di media sosial. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LABUHANBATU - Video warga menggeruduk salah satu perumahan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, viral di media sosial. Aksi itu diduga dipicu peristiwa seorang pria berinisial RA yang mengalami luka setelah dituduh mengambil berondolan sawit.

Dalam video yang beredar pada Sabtu (10/10/2026), terlihat puluhan warga mendatangi perumahan perusahaan perkebunan sawit di Desa Sei Nahodaris, Kecamatan Panai Tengah. Warga tampak meluapkan kekesalan dan mempertanyakan keberadaan petugas keamanan yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar, RA diduga masuk ke area perkebunan dan mengambil berondolan sawit. Ia kemudian diamankan oleh petugas keamanan perusahaan.

Baca Juga:

Setelah keluar dari area perkebunan, RA ditemukan warga dalam kondisi terluka. Ia lalu dibawa ke Puskesmas Labuhanbilik untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil pemeriksaan di puskesmas, korban disebut mengalami luka robek di bagian kepala akibat benda tumpul. Selain itu, terdapat luka yang diduga akibat tembakan di bagian pinggang dan paha kanan. Korban kemudian dirujuk ke rumah sakit di Rantauprapat.

Polisi Dalami Dugaan Penembakan

Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irawan membenarkan adanya peristiwa yang ramai diperbincangkan di media sosial tersebut. Ia mengatakan, kejadian itu bermula dari dugaan pencurian berondolan sawit oleh RA pada Jumat (9/10/2026).

"Memang telah terjadi pada pukul 14.30 WIB, diduga RA mencuri brondolan sawit," ujar Aswin saat dikonfirmasi pada Sabtu (10/10/2026) malam.

Meski demikian, polisi belum membeberkan secara terperinci penyebab luka yang dialami korban maupun pihak yang diduga bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

"Penyidik masih bekerja dan melakukan pendalaman dalam kasus ini," imbuhnya.

Hingga kini, penyidik Polres Labuhanbatu masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa yang memicu kemarahan warga.

Dugaan keterlibatan petugas keamanan perusahaan dalam penembakan maupun penganiayaan masih perlu dibuktikan melalui penyelidikan kepolisian.* (ds/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Labusel Turun ke Desa Air Merah, Hadirkan Layanan Publik hingga Pasar Murah
Belum Lewat Tahun Anggaran Sudah Hancur Lebur: GMPT Desak KPK Usut Proyek Jalan Sipiongot Rp 94,3 M
Sidang Korupsi Bansos, Menantu Eks Bupati Labusel Bripka Yasir Ungkap Perintah Polres Salurkan 3.000 Paket
Pemkab Labusel Kukuhkan CSIRT, Perkuat Perlindungan Data dan Sistem Informasi Pemerintahan
Jaksa Sahabat Pendidik Hadir di Labusel, Pemkab dan Kejari Perkuat Sinergi Pendidikan
HUT ke-81 TNI di Labuhanbatu, Bupati Fery: Bersama Rakyat Kita Jaga Daerah Tetap Aman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru