BREAKING NEWS
Senin, 12 Oktober 2026

Terekam CCTV, Pria di Kisaran Disekap dan Dianiaya Debt Collector Dalam Ruko Hingga Babak Belur

Nurul - Senin, 12 Oktober 2026 13:27 WIB
Terekam CCTV, Pria di Kisaran Disekap dan Dianiaya Debt Collector Dalam Ruko Hingga Babak Belur
Seorang pria bernama Agung Gunawan (25) diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh dua orang yang diduga debt collector di Komplek Graha, Terminal Madya Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KISARAN - Seorang pria bernama Agung Gunawan (25) diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh dua orang yang diduga debt collector di Komplek Graha, Terminal Madya Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Korban mengalami luka memar di wajah dan telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Asahan.

Peristiwa itu disebut terekam kamera pengawas atau CCTV. Berdasarkan keterangan kuasa hukum korban, Agung diduga dibawa secara paksa ke sebuah rumah toko (ruko) di kawasan Perumahan Graha, Kisaran, sebelum mengalami penganiayaan.

Penasihat hukum Agung, Julianto Putra, mengatakan kliennya sempat menghubunginya untuk meminta bantuan karena diduga disekap oleh dua orang tersebut.

Baca Juga:

"Klien kami diduga dianiaya dan disekap oleh dua orang diduga debt collector di salah satu ruko di Komplek Graha Kisaran," kata Julianto, Senin (12/10/2026).

Julianto menduga peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan uang. Menurutnya, kedua orang yang diduga terlibat bekerja sebagai debt collector pada salah satu perusahaan di Kisaran.

"Masalahnya soal uang, kami menduga debt collector yang bekerja di salah satu perusahaan di Kota Kisaran. Ini pidana yang sangat tidak boleh dilakukan, karena klien kami disekap dan dianiaya. Beruntung, kantor kami dekat dari lokasi korban disekap," ujarnya.

Dia menilai persoalan keuangan seharusnya dapat diselesaikan melalui pembicaraan tanpa tindakan kekerasan. Penyelesaian secara baik-baik dengan melibatkan korban dan keluarganya dinilai dapat menjadi jalan keluar tanpa harus melakukan tindakan melanggar hukum.

Julianto mengatakan dirinya segera mendatangi lokasi setelah menerima permintaan bantuan dari Agung. Saat ditemukan, korban disebut dalam kondisi lemas dengan luka di bagian wajah. Baju putih yang dikenakannya juga dilaporkan memiliki bercak darah.

Setelah ditemukan, Agung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak kuasa hukum kemudian melaporkan dugaan penganiayaan dan penyekapan tersebut ke Polres Asahan. Mereka meminta kepolisian menyelidiki kejadian itu dan menindak para pelaku apabila terbukti melakukan tindak pidana.

"Kami berharap pihak kepolisian Polres Asahan segera menangkap pelaku kekerasan dan penyekapan ini, agar para pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum," kata Julianto.

Hingga informasi tersebut disampaikan, dugaan penganiayaan dan penyekapan itu menjadi laporan yang diminta pihak korban untuk ditindaklanjuti aparat kepolisian. Identitas serta peran pihak yang diduga terlibat masih perlu dipastikan melalui proses penyelidikan.* (dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
5 Fakta Kasus Pria Tewas Jatuh dari Lantai 22 Unpri Medan: Rekaman CCTV Hingga Identitas Korban
Sakit Gigi Belum Sembuh, Motor Scoopy Pasien di Medan Johor Raib Digondol Pasangan Maling
Kepung Kriminalitas Hingga Gang Sempit, Pemkot Medan Targetkan 10.000 CCTV Terpasang di 2027
Ombudsman Temukan Kartu RS Hansen Setiawan di Lapas Cibinong, Ada CCTV di Hunian Mewah
Demi Konten TikTok! Pria di Medan Tega Lindas & Seret Wanita Pakai Betor: Pelaku Diciduk
Nyamar Jadi Tukang Bersih-bersih Warung, Prajurit TNI Disersi di Medan Nekat Curi Motor Bosnya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru