Viral Anak Disebut Tak Dapat Kamar di RSU Muhammadiyah Medan, Ini Penjelasan Dinkes
MEDAN Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan menanggapi keluhan orang tua pasien anak yang viral setelah disebut tidak mendapatkan kamar di
KESEHATAN
JAKARTA -Kasus penembakan terhadap bos rental mobil di Rest Area KM 45 Tol Tangerang-Merak yang melibatkan tiga tersangka prajurit TNI AL segera disidangkan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Sidang rencananya akan digelar dalam waktu dua minggu mendatang, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap.
Juru Bicara Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Mayor Laut Hukum Arin Fauzam, menyampaikan bahwa persidangan akan dilakukan secara terbuka untuk umum dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalisme. “Persidangan akan dilaksanakan secara terbuka untuk umum di Pengadilan Militer II-08 Jakarta ini secara profesional,” ujar Arin saat ditemui pada Jumat (31/1).
Proses hukum ini dimulai dengan pelimpahan berkas perkara dari Oditurat Militer II-07 Jakarta ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada hari yang sama. Setelah berkas diterima, pihak Pengadilan Militer akan mempelajarinya selama kurang lebih satu minggu sebelum menetapkan hari sidang.
“Berkas perkara tersebut telah kami terima dari Oditurat Militer II-07 Jakarta, atas nama tersangka, inisial Sertu AA, berserta dua orang lainnya. Selanjutnya kami catat di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), kemudian akan ditindaklanjuti oleh kepaniteraan,” jelas Arin.
Jika berkas dinyatakan lengkap, maka Pengadilan Militer II-08 Jakarta akan segera menyidangkan perkara tersebut. “Hakim ketua dari majelis akan membuat penetapan hari sidang, dan di situlah sidang akan dilaksanakan,” tambah Arin.
Kasus penembakan ini melibatkan tiga prajurit TNI AL, yakni Sertu AA, Sertu RH, dan Kelasi Kepala (KLK) BA, yang diduga terlibat dalam pembunuhan Ilyas Abdurrahman, seorang bos rental mobil yang tewas dalam peristiwa tersebut. Tiga tersangka ini bakal dijerat dengan pasal berlapis terkait pembunuhan.
Proses hukum yang berlangsung ini merupakan kelanjutan dari penyidikan yang telah diselesaikan oleh Puspomal (Pusat Polisi Militer TNI AL). “Dengan telah selesainya proses penyidikan, hari ini perkara pembunuhan ini kami limpahkan kepada Oditur Militer II-07 Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Komandan Puspomal Laksamana Muda TNI Samista pada Rabu (29/1).
Kasus ini mendapat perhatian publik karena kejadian penembakan tersebut menewaskan Ilyas Abdurrahman dan melibatkan prajurit TNI AL dalam tindak kriminal yang cukup serius. (kmps) (n/014)
MEDAN Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan menanggapi keluhan orang tua pasien anak yang viral setelah disebut tidak mendapatkan kamar di
KESEHATAN
OlehDwi Munthaha HAMPIR dua tahun setelah meninggalkan kursi kepresidenan, Joko Widodo (Jokowi) ternyata belum benarbenar meninggalkan pan
OPINI
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 kembali menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan pelaku Usaha Mikro, Keci
EKONOMI
ACEH UTARA Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Utara memulai pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah di Krueng Mane, Aceh Utara, Sabt
NASIONAL
BADUNG Sejumlah tokoh spiritual, Sulinggih, tokoh adat, dan berbagai elemen masyarakat di Bali berkumpul untuk menggagas pembangunan fas
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah berencana melakukan uji coba penyaluran bantuan sosial (bansos) dalam bentuk transfer tunai langsung pada kuartal II
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan sanksi tegas kepada pe
NASIONAL
BANDUNG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Bandung memastikan suara dentuman yang terdengar
PERISTIWA
JAKARTA Masyarakat kini dapat mengajukan pemutakhiran data desil pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui telepon s
EKONOMI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mendorong pengajuan kasasi setelah Pengadilan Tinggi Militer menghapus sanksi pid
HUKUM DAN KRIMINAL