PANCUR BATU – Kegiatan penindakan terhadap aktivitas perjudian dan dugaan sarang peredaran narkoba di Wilayah Hukum Polsek Pancur Batu, Polrestabes Medan, menuai sorotan dan kritik dari sejumlah pihak. Penggerebekan yang dilakukan oleh personel Polsek Pancur Batu di bawah komando Kompol Hendra Gunawan Simatupang disorot karena dinilai hanya sebatas upaya “selfie” di arena perjudian tanpa tindakan tegas menangkap pelaku utama kejahatan.
Para kritikus menyoroti bahwa meskipun kegiatan perjudian berlangsung pada malam hari di beberapa titik yang ramai, penggerebekan dilakukan pada siang hari. Ini menjadi bahan perbincangan di tengah masyarakat karena dianggap tidak efektif dalam memberantas praktik perjudian yang meresahkan.
Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan bahwa lokalisasi perjudian tersebut sangat ramai dengan pemain mulai dari malam hingga dini hari. Namun, ketika petugas kepolisian turun ke lokasi, mereka hanya terlihat melakukan aktivitas “selfie” tanpa tindakan tegas.
Kapolsek Pancur Batu, Kompol Hendra Gunawan Simatupang, melalui Kasi Humas Aiptu Riko Arifin Panjaitan, memberikan tanggapan terkait kritik tersebut. Namun, ia enggan memberikan komentar lebih lanjut terkait alasan penggerebekan tanpa tindakan tegas terhadap para pelaku utama perjudian. Ia menyatakan bahwa izin harus didapat terlebih dahulu dari Kapolsek sebelum memberikan keterangan lebih lanjut.
Informasi terbaru menyebutkan bahwa pada hari Senin (29/01/2024) sekitar pukul 15.57 – 18.00 WIB, jajaran Polsek Pancur Batu telah mendatangi lokalisasi perjudian di Pulo Sari, Dusun Penungkiren, Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi dan menindaklanjuti kegiatan perjudian yang meresahkan di wilayah tersebut.
(A/08)
Polsek Pancur Batu Dinilai Hanya Mampu Numpang “selfie” Dilokasi Judi, Terduga Bandar Belum Terjerat Hukum