'Tunggu Tanggal 17', BPIP Simpan Rahasia Kejutan Formasi Paskibraka di HUT ke-81 RI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
JAKARTA -Polri memberikan tanggapan terkait penolakan grup musik Sukatani untuk menjadi duta polisi, yang disampaikan lewat unggahan di Instagram pada Sabtu (1/3/2025).
Sukatani mengaku mengalami intimidasi dari pihak kepolisian sejak Juli 2024, setelah menerima tawaran tersebut.
Tawaran menjadi duta polisi diberikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai buntut dari polemik yang muncul terkait klarifikasi lagu "Bayar Bayar Bayar" yang sempat menjadi kontroversi.
Namun, Sukatani menolak tawaran itu dan memilih untuk mengungkapkan pengalamannya terkait intimidasi yang mereka alami.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa Polri menghargai keputusan Sukatani tersebut. Menurutnya, Kapolri sudah memberikan apresiasi atas masukan dan kritik yang disampaikan oleh Sukatani melalui seni.
"Bapak Kapolri sudah memberikan apresiasi atas masukan kritik melalui seni.
Kemudian juga Bapak Kapolri mengapresiasi sebagai duta Polri, namun kembali lagi, apa yang sudah disampaikan tadi, pertanyaan teman-teman media adalah hak untuk berekspresi dan kita hargai," kata Trunoyudo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Senin (3/3).
Meski begitu, Trunoyudo memastikan bahwa Polri akan tetap fokus pada pembenahan di berbagai aspek, terutama dalam pelayanan dan penegakan hukum.
"Namun demikian, Polri akan tetap konsentrasi untuk melakukan pembenahan-pembenahan apabila didapati dalam segala aspek," jelasnya.
Mengenai tuduhan intimidasi yang disampaikan oleh Sukatani, Polri belum memberikan tanggapan spesifik. Trunoyudo hanya menyatakan bahwa kritik dan masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.
"Namun terhadap kritikan, masukan tentu kita akan melakukan langkah-langkah perbaikan pembenahan," tegasnya.
(kp/n14)
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
MEDAN Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) petang. Ba
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berujung ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericu
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh sekaligus mediator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen, meminta semua pihak menghormati penggunaan bendera
POLITIK
MEDAN Seorang siswi SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus menjalani perawatan intensif di Pediatric Intensive Ca
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap sejumlah Presiden dan Wakil Presiden terdahulu telah mengonfirmas
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah pusat bergerak cepat menangani kondisi darurat pascagempa magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT
NASIONAL
NUSA TENGGARA TIMUR Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan sejumlah alat berat untuk menangani longsoran yang menutup badan jalan n
NASIONAL