Prakiraan Cuaca Yogyakarta Senin 31 Agustus 2026: Seluruh Wilayah Cerah, Suhu Capai 34 Derajat
YOGYAKARTA Cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 31 Agustus 2026, diprakirakan cerah. Suhu udara berada
NASIONAL
WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan niatnya untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Roma, Italia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial Truth Social, Senin (21/4), menyusul kabar duka meninggalnya Paus Fransiskus di usia 88 tahun akibat stroke dan gagal jantung.
Dalam pernyataannya, Trump menggambarkan Paus sebagai "orang yang sangat baik yang mencintai dunia, terutama mereka yang sedang mengalami masa sulit." Meski terdapat perbedaan pandangan yang mencolok antara Trump dan Paus, terutama terkait kebijakan imigrasi Amerika Serikat, Trump tetap menunjukkan rasa hormat yang tinggi kepada pemimpin Gereja Katolik tersebut.
"Paus Fransiskus adalah pemimpin yang luar biasa dan akan dikenang sebagai sosok yang mencintai umat manusia," ujar Trump dalam unggahannya di media sosial.
Penghormatan Nasional dan Rencana Kunjungan ke Roma
Sebagai bentuk penghormatan, Trump memerintahkan pengibaran bendera Amerika Serikat setengah tiang di seluruh gedung-gedung federal. Meskipun hubungan antara Trump dan Paus Fransiskus sempat diwarnai ketegangan mengenai kebijakan imigrasi, Trump tidak ragu untuk mengungkapkan rasa terima kasih dan penghormatannya terhadap Paus yang dikenal sebagai pembela perdamaian dan membantu mereka yang kurang beruntung.
Pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan akan berlangsung di Basilika Santa Maria Maggiore di Roma, meski tanggal pastinya belum diumumkan. Kunjungan Trump ke Roma kemungkinan akan dipadukan dengan pertemuan yang telah dijadwalkan sebelumnya dengan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni.
Hubungan Trump dan Paus Fransiskus
Meski ada perbedaan pandangan antara keduanya mengenai isu sosial dan kebijakan imigrasi, Trump selalu menyampaikan rasa hormatnya terhadap Paus Fransiskus. Trump pernah menyatakan bahwa meskipun ada perbedaan pandangan, Paus adalah sosok yang bekerja keras dan mencintai dunia. "Dia adalah orang baik, bekerja keras, dan mencintai dunia," ujar Trump dalam salah satu pernyataannya.
Sementara itu, Paus Fransiskus dikenal sebagai seorang pemimpin yang berkomitmen untuk membantu mereka yang kurang beruntung dan memperjuangkan perdamaian dunia. Kedua tokoh ini, meskipun memiliki pandangan berbeda, selalu menunjukkan sikap saling menghormati.
Duka Dunia
Meninggalnya Paus Fransiskus pada usia 88 tahun meninggalkan duka mendalam di seluruh dunia. Banyak pemimpin dunia, termasuk Trump dan mantan Presiden Joe Biden, yang menyampaikan penghormatan mereka atas kepergian Paus yang sangat dihormati ini.*
YOGYAKARTA Cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 31 Agustus 2026, diprakirakan cerah. Suhu udara berada
NASIONAL
DENPASAR Cuaca di sejumlah wilayah Bali pada Senin, 31 Agustus 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah. Beberapa wilayah lainnya dip
NASIONAL
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diwarnai kericuhan pada Ming
NASIONAL
JAKARTA Video sejumlah truk terbuka yang mengangkut rombongan orang masuk ke jalan tol saat aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 viral di medi
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta para mitra segera melaporkan oknum yang meminta imbalan uang dengan mengatasnam
NASIONAL
KATHMANDU Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di wilayah perbatasan NepalTibet kembali bertambah. Total korban me
INTERNASIONAL
SEMARANG TNI Angkatan Darat (AD) menekankan karakter, ketangguhan mental dan loyalitas dalam proses rekrutmen Bintara Prajurit Karier (Cab
NASIONAL
JAMBI Video sejumlah anggota TNI diserang kelompok masyarakat pedalaman di Kabupaten Sarolangun, Jambi, viral di media sosial. Dalam video
PERISTIWA
KEBUMEN Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Somalangu, Kebumen, Jawa Tengah, KH M Zulfian Ikfina, menyinggung berbagai hujatan, cacian, hin
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengimbau masyaraka
NASIONAL