Ultimatum Keras Mahasiswa ke Pemerintah usai Demo Hardiknas: Senin Kami Turun dengan Massa Lebih Besar!
JAKARTA Aliansi mahasiswa yang terdiri dari BEM SI, BEM PTMAI, serta Sema PTKIN memberikan ultimatum kepada pemerintah setelah menggelar
NASIONAL
MADRID -Pemadaman listrik massal (blackout) melumpuhkan sebagian besar wilayah Spanyol, Portugal, dan sebagian Prancis pada Senin (28/4/2025).
Sekitar 55 juta orang terdampak langsung akibat putusnya pasokan listrik selama hampir 12 jam.
Fasilitas publik seperti lampu lalu lintas, sistem penerangan jalan, terminal pembayaran, layanan transportasi termasuk penerbangan dan kereta bawah tanah, hingga fasilitas kesehatan sempat tidak beroperasi, menimbulkan kekacauan di sejumlah kota besar.
Dilansir dari The Guardian dan BBC, hingga saat ini penyebab pasti dari blackout tersebut masih diselidiki.
Pemerintah Spanyol melalui Perdana Menteri Pedro Sanchez menegaskan bahwa mereka masih mempertimbangkan semua kemungkinan, namun membantah bahwa pemadaman ini disebabkan oleh serangan siber.
"Tidak ada bukti yang menunjukkan serangan siber," tegas PM Sanchez.
Hal senada disampaikan Juru Bicara Pemerintah Portugal, Antonio Leitao Amaro.
"Di Portugal, kami tidak memiliki informasi terkait serangan siber atau tindakan permusuhan saat ini," ujarnya.
Pemerintah kedua negara kini sedang menggelar investigasi menyeluruh.
Spanyol telah membentuk komisi investigasi, sementara Portugal meminta izin Uni Eropa untuk melakukan audit jaringan listrik nasional.
Di tengah simpang siur informasi, sebagian pihak menuding pemadaman disebabkan oleh ketidakstabilan sistem akibat tingginya ketergantungan pada energi terbarukan.
Spanyol dan Portugal memang dikenal sebagai negara dengan pemanfaatan energi surya dan angin yang masif, memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan energi nasional mereka.
Namun analis daya senior Eropa dari S&P Global, Daniel Muir, meragukan hal tersebut.
Ia menyebut jaringan listrik di kawasan tersebut sudah terbiasa mengelola beban besar dari energi terbarukan.
Sementara itu, operator jaringan listrik Spanyol mengonfirmasi telah terjadi dua insiden kehilangan pembangkit daya secara tiba-tiba, yang kemudian diikuti oleh penurunan daya terbarukan secara masif, menyebabkan gangguan besar pada stabilitas jaringan.
Salah satu insiden disebut berkaitan dengan hilangnya daya surya secara mendadak.
Investigasi masih berlangsung dan masyarakat diminta tetap tenang sambil menunggu hasil resmi dari otoritas energi.*
(km/a008)
JAKARTA Aliansi mahasiswa yang terdiri dari BEM SI, BEM PTMAI, serta Sema PTKIN memberikan ultimatum kepada pemerintah setelah menggelar
NASIONAL
JAKARTA Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais merespons pernyataan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang menyebut video
POLITIK
JAKARTA Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi mengaku telah berkomunikasi dengan Amien Rais terkait video pernyataan yang diunggah di ka
POLITIK
DELI SERDANG Kondisi sungai di Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, memprihatinkan. Alir
PERISTIWA
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia kembali menjadi perhatian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (
EKONOMI
JAKARTA Persaingan smartphone di kelas harga Rp2 jutaan semakin ketat pada 2026. Dengan anggaran terbatas, konsumen kini sudah bisa mend
SAINS DAN TEKNOLOGI
OlehM Nur Rianto Al Arif. SETIAP tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional, yaitu sebuah momentum yang pada pandangan pert
OPINI
JAKARTA Lafaz zikir Hasbunallah wanikmal wakil kembali ramai diperbincangkan di kalangan umat Islam karena diyakini memiliki banyak ke
AGAMA
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Bali pada Minggu, 3 Mei 2026. Secara umum,
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pad
NASIONAL