Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
MALAYSIA -Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu gelak tawa warganet dan langsung menjadi viral. Video tersebut memperlihatkan seorang guru di Malaysia yang tampak kesal memarahi salah seorang muridnya karena menggunakan bahasa Indonesia dalam karangan yang ditulisnya.
Video ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @rumah_gosip pada Minggu, 6 Juli 2025 dan dengan cepat menarik perhatian pengguna media sosial. Dalam video tersebut, seorang guru perempuan yang mengenakan jilbab itu terlihat menegur muridnya dengan penuh semangat. Ia mengkritik penggunaan kata 'teman' yang dianggap lebih cocok digunakan dalam bahasa Indonesia, dan menyarankan agar muridnya mengganti kata tersebut dengan kata 'kawan' yang lebih sesuai dengan bahasa Melayu.
"Memang dalam bahasa Melayu ada perkataan 'teman', tapi penggunaan yang lebih sesuai adalah 'kawan'. Kami pergi bersekolah bersama kawan-kawan, bersama rekan-rekan, ini bersama teman-teman. Nampak sangatlah dia menggunakan Bahasa Indonesia," ujar sang guru dengan logat khas Melayu.
Selain itu, sang guru juga mengungkapkan kekesalannya dengan mengatakan bahwa murid-murid terlalu banyak mengonsumsi konten dari Indonesia, yang diduga memengaruhi penggunaan bahasa mereka. "Kurang-kuranglah sikit tengok konten Indonesia," lanjutnya, menambahkan dengan nada yang cukup serius.
Meski ditujukan sebagai teguran edukatif, video ini justru mengundang tawa dari banyak warganet. Banyak yang terhibur dengan cara sang guru menyampaikan tegurannya yang terdengar begitu serius namun lucu. Tak sedikit pula yang memberikan komentar dengan menyebutkan bahwa paras guru tersebut sangat menarik perhatian.
Salah satu komentar dari akun @ls_mrdk** bahkan mengatakan, "Misi susanti suksess," disertai dengan emoji tertawa. Sementara itu, akun **@rhynngsh9091** juga memberikan pujian, "Cantik loh gurunya."
Video ini juga memicu diskusi menarik mengenai pengaruh budaya populer antara Indonesia dan Malaysia, dua negara yang memiliki akar bahasa dan budaya serumpun. Meski terkadang terjadi ketegangan dalam soal perbedaan penggunaan bahasa, kejadian ini justru menjadi bahan obrolan yang menghibur dan memperlihatkan kedekatan kedua negara di tengah kemajuan dunia digital.*
(oz/j006)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL