BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Laporan Awal: Sakelar Bahan Bakar Mati Jadi Pemicu Jatuhnya Pesawat Air India yang Tewaskan 260 Orang

- Sabtu, 12 Juli 2025 09:12 WIB
Laporan Awal: Sakelar Bahan Bakar Mati Jadi Pemicu Jatuhnya Pesawat Air India yang Tewaskan 260 Orang
jatuhnya pesawat Air India Boeing 787 (foto: facebook/umi jieun)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ahmedabad, India - Laporan awal dari Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) mengungkap temuan mengejutkan terkait jatuhnya pesawat Air India Boeing 787 Dreamliner tujuan London dari Ahmedabad yang menewaskan 260 orang pada bulan lalu.

Menurut laporan yang dirilis Sabtu (12/7), sakelar bahan bakar kedua mesin pesawat secara misterius berpindah dari posisi "run" ke "cut-off" sesaat setelah lepas landas, menyebabkan hilangnya daya dorong secara tiba-tiba.

Kehilangan Daya Dorong Setelah Lepas Landas

Rekaman CCTV bandara menunjukkan bahwa turbin udara ram—sumber energi cadangan—langsung aktif tidak lama setelah pesawat tinggal landas, menandakan adanya kegagalan daya utama dari mesin.

Tak lama kemudian, salah satu pilot terdengar dalam rekaman kokpit bertanya kepada rekannya:

"Kenapa kamu hentikan pasokan bahan bakar?"

Namun pilot lainnya menjawab dengan cepat:

"Saya tidak melakukannya."

Laporan tidak menjelaskan lebih lanjut siapa di antara Kapten Sumeet Sabharwal (56) dan Kopilot Clive Kunder (32) yang berbicara dalam percakapan tersebut, atau siapa yang mengirimkan sinyal darurat "Mayday, Mayday, Mayday" sebelum pesawat jatuh.

Pertanyaan Besar Seputar Sakelar

Sakelar bahan bakar—yang seharusnya hanya dimatikan di gerbang bandara atau dalam kondisi darurat seperti kebakaran mesin—berpindah ke posisi "cut-off" hanya dalam waktu satu detik antar sakelar, waktu yang hampir bersamaan menurut pakar penerbangan John Nance.

"Seorang pilot tidak akan mematikan sakelar bahan bakar selama penerbangan, apalagi saat pendakian," kata Nance.

Ahli keselamatan penerbangan AS, Anthony Brickhouse, mempertanyakan:

"Jika sakelar dipindahkan oleh pilot, kenapa dan dalam konteks apa?"

Indikasi Mesin Menyala Kembali Sebelum Jatuh

Meskipun kedua mesin sempat mati, laporan menyebutkan ada indikasi mesin kembali menyala sebelum pesawat menabrak tanah pada ketinggian rendah. Ini terlihat dari posisi sakelar yang ditemukan dalam kondisi "on" di lokasi kecelakaan.

Respons Maskapai

Air India dalam pernyataan resminya membenarkan temuan dalam laporan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk bekerja sama penuh dengan otoritas penyelidik. Namun, mereka menolak memberikan komentar lebih lanjut hingga investigasi selesai.

Sementara itu, publik dan keluarga korban menuntut penjelasan lebih rinci mengenai bagaimana sakelar bahan bakar bisa dimatikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tragedi ini.*

(oz/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru