Bupati Karo Dukung Tim Paduan Suara GBKP Tampil di Panggung Internasional
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
Sabah, Malaysia – Kematian tragis seorang siswi berusia 13 tahun, Zara Qairina Mahathir, mengguncang Malaysia setelah ia ditemukan tidak sadarkan diri di selokan dekat asrama sekolahnya, SMKA Tun Datu Mustapha Limauan, Papar, Sabah, pada 16 Juli 2025. Meski sempat dirawat di Hospital Queen Elizabeth I, nyawanya tidak tertolong.
Kasus ini menjadi sorotan nasional setelah dugaan kuat bahwa Zara mungkin menjadi korban kekerasan atau perundungan di lingkungan sekolah.
Dalam laporan terbaru, ibu korban, Noraidah Lamat, menyatakan bahwa dirinya melihat memar mencurigakan di punggung Zara saat memandikan jenazah putrinya. Ia kemudian membuat laporan polisi baru pada 1 Agustus 2025 setelah sebelumnya tidak melaporkan hal itu karena masih dalam keadaan syok.
"Ia baru mengingat soal memar tersebut ketika kami menanyainya kemarin sore," kata pengacara keluarga, Hamid Ismail dan Shahlan Jufri, seperti dikutip dari Free Malaysia Today.
Keluarga melalui kuasa hukum kini mendesak agar dilakukan ekshumasi (pembongkaran makam) dan otopsi ulang, guna memastikan penyebab pasti kematian Zara dan mengetahui apakah ada unsur tindak pidana.
Zara ditemukan sekitar pukul 4 pagi dalam kondisi tak sadar di selokan dekat asrama. Dugaan awal menyebutkan bahwa ia terjatuh dari lantai tiga gedung asrama, namun informasi baru terkait memar memicu pertanyaan baru soal penyebab kematian.
Komisaris Polisi Sabah, Datuk Jauteh Dikun, menyatakan bahwa laporan baru akan ditinjau lebih lanjut:
"Kami akan memeriksa isi laporan terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan selanjutnya," ujarnya, dikutip dari New Straits Times.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, ikut angkat bicara. Ia menegaskan tidak akan ada pihak yang dilindungi dan sudah menginstruksikan Kepolisian serta Jaksa Agung untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.
"Kalau ada bukti pelanggaran, ya kita hukum. Kita negara hukum, bukan negara fitnah," tegas Anwar, Minggu (3/8/2025).
Anwar juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebar tuduhan tanpa dasar di media sosial, merespons spekulasi yang mengaitkan kematian Zara dengan tokoh-tokoh tertentu.
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Pemerintah Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap. Kepala Dinas Peker
PEMERINTAHAN
MEDAN Pada malam ke7 Ramadan 1447 H, Ustad Dr. Awaludin, M. Pd memberikan tausyiah singkat tentang kiat meraih kebahagiaan hidup di Mes
AGAMA
JAKARTA Sebanyak 1.000 unit kendaraan niaga asal India untuk operasional logistik Koperasi Merah Putih dilaporkan telah tiba di Indonesi
EKONOMI
MEDAN Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti, menyoroti lonjakan harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di
EKONOMI
TAPANULI SELATAN Anggaran sebesar Rp 428 juta untuk pelatihan bakal calon kepala sekolah (BCKS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan tiga mantan pejabat Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Belawan atas dugaan korupsi retribus
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBRANA, BALI Dugaan perambahan hutan tanpa izin kembali mencuat di kawasan Hutan Pendem, Kabupaten Jembrana. Aktivitas pembukaan lahan
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan reputasi Pulau Dewata sebagai destinasi wisata dunia. Dal
PEMERINTAHAN
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penuh inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependud
PEMERINTAHAN