Jusuf Kalla Bandingkan Kasus Andrie Yunus dengan Novel Baswedan, Desak Polisi Usut Tuntas
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan keprihatinannya atas kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator
POLITIK
KOPENHAGEN – Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menyatakan keprihatinannya terhadap eskalasi konflik di Gaza dan menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai "masalah" yang perlu dihadapi komunitas internasional. Pernyataan ini disampaikan Frederiksen pada Sabtu (16/8/2025) dalam wawancara eksklusif dengan media Denmark Jyllands-Posten.
Frederiksen menegaskan bahwa Denmark, sebagai negara yang saat ini menjabat sebagai Presiden Uni Eropa, akan mendorong langkah-langkah tegas terhadap Israel, termasuk kemungkinan penerapan sanksi internasional.
"Netanyahu kini menjadi masalah tersendiri," ujar Frederiksen. "Kebijakan Israel telah melampaui batas dan perlu mendapat perhatian serta tekanan lebih kuat dari komunitas internasional."
Pernyataan tegas ini datang di tengah krisis kemanusiaan yang terus memburuk di Gaza, serta langkah kontroversial Israel yang kembali memperluas proyek permukiman di Tepi Barat.
Frederiksen, yang dikenal sebagai pemimpin berhaluan tengah-kanan, menyebut bahwa kondisi kemanusiaan di Gaza sangat mengerikan, dan pembangunan permukiman ilegal hanya memperburuk konflik serta memperpanjang penderitaan rakyat Palestina.
"Kami termasuk negara yang ingin meningkatkan tekanan terhadap Israel. Sayangnya, hingga kini, dukungan penuh dari seluruh anggota Uni Eropa belum sepenuhnya tercapai," ungkapnya.
Sanksi Seperti ke Rusia
Denmark sedang mempertimbangkan berbagai opsi tekanan, termasuk sanksi politik, ekonomi, hingga larangan kerja sama penelitian, sebagaimana pendekatan yang sebelumnya diterapkan terhadap Rusia. Frederiksen menegaskan bahwa tidak ada opsi yang dikecualikan.
"Kami tidak menutup kemungkinan apa pun. Sama seperti Rusia, kami ingin merancang sanksi yang bisa memberikan dampak paling besar," katanya.
Meski demikian, Frederiksen mengakui bahwa Denmark belum secara resmi mengakui Negara Palestina, berbeda dengan beberapa negara Eropa lainnya yang telah melakukannya tahun ini. Namun, langkah ini dinilai sebagai bentuk tekanan diplomatik yang meningkat terhadap kebijakan Israel.
Pernyataan ini turut menambah tekanan internasional terhadap pemerintahan Netanyahu, yang sebelumnya juga mendapat kritik tajam dari PM Selandia Baru, yang menyebutnya telah "kehilangan akal sehat" dalam menangani isu Palestina.*
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12, Jusuf Kalla (JK), menyampaikan keprihatinannya atas kasus penyerangan terhadap Wakil Koordinator
POLITIK
MEDAN Proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan telah mencapai leb
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang Idul Fitri, umat Muslim di Indonesia diwajibkan untuk membayar zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri setelah sebula
AGAMA
JAKARTA Gerakan Nurani Bangsa (GNB) mengecam keras aksi penyerangan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang d
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan yang melibatkan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman. D
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua anggota komplotan perampok bersenjata tajam yang menyerang seorang warga di siang bolong di Kecamatan Medan Belawan, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
SIANTAR Anggota DPR RI dari Komisi III Fraksi Partai Golkar, Mangihut Sinaga, meresmikan Rumah Aspirasi di Jalan SuriSuri, Kota Siantar
PEMERINTAHAN
BATU BARA Warga Dusun Pasar Benteng Sungai, Desa Dahari Selebar, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, mengeluhkan kondisi akses jalan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Warga Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria paruh bay
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pimpinan Komisi II DPR RI memberikan dukungan terhadap rencana pemerintah yang sedang mempertimbangkan penerapan skema work from
PEMERINTAHAN