MEDAN — Kepolisian Peru berhasil menangkap lima tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Zetro Leonardo Purba, staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima.
Kelimanya merupakan anggota organisasi kriminal "Los Maleantes del Cono", yang diketahui kerap melakukan kejahatan terorganisir di wilayah Lima Utara.Penangkapan dilakukan di sebuah hotel di kawasan San Martín de Porres, yang diduga menjadi markas operasi kelompok tersebut.
Dari lima tersangka, tiga di antaranya merupakan warga negara Venezuela, dan dua lainnya berkewarganegaraan Kuba.Dalam penggerebekan, polisi menyita sejumlah barang bukti penting, termasuk senjata api yang digunakan dalam penembakan dan sepeda motor yang dipakai dalam aksi kriminal tersebut.
"Salah satu yang ditangkap adalah Wilson José Soto López, alias El Primo, yang mengaku sebagai pengendara sepeda motor dalam serangan itu," tulis media lokal Trome, Sabtu (13/9/2025).Sementara itu, Jaiquer Antonio Echenaguzía Quijada (23), dijuluki Malaco, diidentifikasi sebagai pelaku penembakan langsung terhadap Zetro.
Ia keluar dari kendaraan dan menembak korban dari jarak dekat, tepat di depan istrinya.Insiden tragis tersebut terjadi di Distrik Lince, Lima, saat Zetro tengah bersepeda bersama sang istri.
Berdasarkan laporan televisi lokal Panamericana Television, pelaku mendekati Zetro dan melepaskan tiga tembakan, dengan satu peluru fatal mengenai kepala korban.Zetro sempat dilarikan ke Klinik Javier Prado, namun dinyatakan meninggal dunia. Ia diketahui baru lima bulan bertugas di Peru sebagai bagian dari staf KBRI.
Menurut pernyataan Kolonel Juan Carlos Montufar, Kepala Divisi Perampokan Dirincri (Direktorat Investigasi Kriminal), kelompok ini tidak hanya terlibat dalam pembunuhan kontrak, tetapi juga dalam pemerasan terhadap perusahaan transportasi, gudang, dan bisnis lokal di kawasan Lima Utara.Informasi penting terkait keberadaan para tersangka diperoleh dari laporan warga sekitar yang curiga dengan aktivitas mencurigakan di hotel tempat para pelaku bersembunyi.
Sementara itu, suasana duka menyelimuti Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, saat dilakukan penghormatan terakhir terhadap jenazah Zetro Leonardo Purba. Upacara digelar secara khidmat pada Kamis (11/9/2025), dan dihadiri oleh pejabat serta kolega dari Kementerian Luar Negeri.
Pihak KBRI di Lima dan Kemenlu RI hingga saat ini terus berkoordinasi dengan otoritas Peru untuk memastikan bahwa proses hukum terhadap para pelaku berjalan adil dan tuntas.*(kp/a008)