Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Presiden
Rusia Vladimir Putin telah menjadikan Rute Laut Utara sebagai pilar penting dari strategi pembangunan kawasan
Arktik.
Moskow menargetkan volume kargo melalui jalur ini mencapai 70–100 juta ton pada akhir dekade.Putin juga menjanjikan pembangunan infrastruktur skala besar, termasuk perluasan pelabuhan Murmansk, pembangunan pelabuhan baru, dan penyediaan navigasi sepanjang tahun menggunakan armada pemecah es bertenaga nuklir milik
Rusia, yang saat ini merupakan satu-satunya di dunia.
Tak hanya itu,
Rusia juga membuka peluang kolaborasi dengan negara-negara mitra seperti
China, India, dan Uni Emirat Arab (UEA) dalam bentuk usaha patungan di bidang eksplorasi sumber daya alam, mulai dari minyak, gas, logam, hingga tanah jarang.Meski masih dalam tahap awal,
rute pelayaran Arktik ini dinilai memiliki potensi besar dalam mempercepat logistik global dan mengurangi biaya operasional.
Namun, tantangannya juga tidak kecil, termasuk risiko iklim ekstrem, keterbatasan fasilitas pelabuhan, dan persoalan hukum internasional terkait wilayah
Arktik.Kendati demikian, langkah agresif
China dan
Rusia ini memberi sinyal kuat bahwa kawasan Kutub Utara akan menjadi panggung kompetisi strategis berikutnya, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kekuatan
geopolitik.*
(cb/a008)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.