Polres Tanjab Timur Gelar Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah
TANJAB TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Timur menggelar Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas sebagai upaya memperkuat sinergi s
NASIONAL
MEDAN — Presiden Kolombia Gustavo Petro mengecam keras pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengancam kemungkinan tindakan militer terhadap Kolombia.
Ancaman itu disampaikan Trump hanya sehari setelah pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Caracas, Venezuela, pada Sabtu dini hari, 3 Januari 2026.
Baca Juga:Berbicara kepada wartawan di dalam pesawat kepresidenan Air Force One pada Minggu, 4 Januari 2026 waktu setempat, Trump menyebut Kolombia sebagai negara yang "sangat sakit" dan menuduh para pemimpinnya terlibat dalam produksi serta perdagangan kokain ke Amerika Serikat.
Ia bahkan melontarkan tuduhan pribadi terhadap Petro.
"Dia memiliki pabrik kokain dan tidak akan melakukannya lagi dalam waktu sangat lama," kata Trump, seperti dikutip dari kantor berita AFP, Senin, 5 Januari 2026.
Ketika ditanya apakah Washington akan melakukan intervensi militer terhadap Kolombia seperti yang dilakukan di Venezuela, Trump menjawab singkat, "Kedengarannya bagus bagi saya."
Ia juga mengklaim, tanpa menyertakan bukti, bahwa Kolombia bertanggung jawab atas banyak kematian.
Presiden Petro segera membantah tudingan tersebut.
Melalui akun media sosial X, ia menyatakan namanya tidak pernah muncul dalam catatan pengadilan mana pun terkait perdagangan narkoba.
"Berhenti memfitnah saya, Tuan Trump," tulis Petro.
Ia menegaskan bahwa ancaman tersebut tidak pantas ditujukan kepada seorang presiden Amerika Latin yang, menurutnya, lahir dari perjuangan bersenjata dan kemudian mengabdikan diri pada proses perdamaian Kolombia
Petro juga mengkritik keras operasi militer Amerika Serikat di Venezuela dan menuduh Washington menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro tanpa dasar hukum.
Dalam unggahan lanjutan, Petro menulis, "Teman tidak boleh mengebom."
Kolombia selama ini dikenal sebagai salah satu sekutu militer dan ekonomi utama Amerika Serikat di Amerika Latin.
Namun, hubungan kedua negara memburuk sejak awal masa jabatan kedua Trump, terutama akibat perbedaan pandangan mengenai kebijakan tarif, migrasi, dan pendekatan keamanan regional.*
Baca Juga:
(d/ad)
TANJAB TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Timur menggelar Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas sebagai upaya memperkuat sinergi s
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan perkara yang menyeret Bupati Muara Enim, Edison, dalam operasi tangkap tanga
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperketat pengawasan terhadap proses
NASIONAL
SIMALUNGUN Meski tidak lagi dianut sebagai sistem kepercayaan oleh masyarakat modern, nilainilai Habonaron hingga kini masih hidup dan me
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons ultimatum yang dilayangkan Badan Eksekutif Mahasi
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Usai dilantik di Istan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas aktif saat menerima surat keper
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerja
NASIONAL
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menegaskan komitmennya untuk memperjuangka
NASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendatangi Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta di Cakung, Jakarta Timur, guna menyerahkan s
HUKUM DAN KRIMINAL