BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Setelah Terlibat Sindikat Scam Online

Adam - Rabu, 21 Januari 2026 11:39 WIB
1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Setelah Terlibat Sindikat Scam Online
WNI ke Kedutaan Besar Republik Indonesia Phnom Penh meningkat tajam seiring pemberantasan sindikat penipuan daring di Kamboja. (Foto: ASEAN Skyline Rising / FB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PHNOM PENH — Kedatangan warga negara Indonesia (WNI) ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh meningkat tajam seiring pemberantasan sindikat penipuan daring di Kamboja.

Dalam periode 16–20 Januari 2026, tercatat 1.440 WNI melapor ke KBRI untuk mendapatkan pendataan dan fasilitasi kepulangan ke Tanah Air.

Gelombang tertinggi terjadi pada Senin (19/1), dengan 520 WNI datang dalam satu hari. Angka ini menandai lonjakan signifikan dibandingkan total 5.008 kasus yang ditangani KBRI sepanjang 2025.

Baca Juga:

"Proses pendataan dan asesmen terus berjalan. Kami telah memulai pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) secara masif bagi WNI yang telah melengkapi proses administrasi," kata perwakilan KBRI Phnom Penh, Rabu (21/1).

KBRI juga mengevakuasi WNI yang sakit ke fasilitas kesehatan dan memfasilitasi kepulangan beberapa WNI secara mandiri.

Saat ini, pihak KBRI bekerja sama dengan otoritas Kamboja, termasuk kepolisian dan imigrasi, untuk mempercepat proses deportasi dan memberikan keringanan denda overstay melalui mekanisme exit permit.

KBRI Phnom Penh mengimbau WNI yang masih berada di wilayah Kamboja untuk segera melapor agar dapat memperoleh perlindungan dan fasilitasi kekonsuleran.

Pihak KBRI menegaskan akan terus memprioritaskan perlindungan WNI serta memastikan kepulangan ke Indonesia berlangsung aman, tertib, dan cepat.

Kasus ini menyoroti risiko WNI terlibat dalam jaringan penipuan online di luar negeri, terutama bila menetap tanpa dokumen keimigrasian yang sah.*

(d/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Status WNI Satria Arta Kumbara Hilang Usai Gabung Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Mau Diapakan? Undang-undangnya Memang Begitu
308 WNI Melapor ke KBRI Phnom Penh Usai Dikeluarkan dari Sindikat Online Scam
Vietnam Jadi Tolok Ukur, Timnas Indonesia Siap Tunjukkan Performa di ASEAN Championship
KBRI Teheran Keluarkan 7 Langkah Keselamatan bagi WNI di Tengah Situasi Tak Menentu
Menlu Sugiono Pantau Ketat Nasib Dua WNI yang Diculik di Lepas Pantai Gabon
Terjerat Janji Gaji Besar, Pemuda Aceh Utara Jadi Korban TPPO di Kamboja
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru