Hebat! Latih Santri Kaji Kitab Kuning Mandiri, PMDG Gontor 8 Aceh Gelar Fathu Kutubi Turats
ACEH BESAR Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Darul Amien, Seulimuem, Aceh Besar, menggelar kegiatan Fathu Kutubi Turats untuk
PENDIDIKAN
DAVOS, SWISS — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Eropa akan berbicara bahasa Jerman dan Jepang hari ini jika AS tidak memimpin pasukan Sekutu dalam Perang Dunia II.
Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Menurut Trump, kemenangan Sekutu dalam perang besar tidak akan terjadi tanpa keterlibatan Amerika Serikat.Baca Juga:
"Setelah perang—yang kita menangkan, kita menang besar—tanpa kita, kalian semua akan berbicara bahasa Jerman dan mungkin sedikit bahasa Jepang," ujarnya, dikutip dari Anadolu.
Trump menggunakan argumen sejarah tersebut untuk membenarkan upayanya memperoleh Greenland, yang menurutnya secara strategis penting bagi pertahanan AS dan sekutunya.
Ia menyebut bahwa Denmark kalah cepat selama Perang Dunia II, termasuk ibu kota Kopenhagen yang jatuh ke tangan Jerman hanya dalam enam jam pertempuran, sehingga AS "terpaksa" mengirim pasukan untuk melindungi Greenland.
"Kami benar-benar mendirikan pangkalan di Greenland untuk Denmark. Kami berjuang untuk Denmark," kata Trump. Ia menambahkan bahwa langkah ini juga dimaksudkan untuk mencegah pihak-pihak "musuh" mendapatkan pijakan di Belahan Bumi Barat.
Greenland menjadi sorotan Trump karena lokasi strategis di Arktik, sumber daya mineral yang melimpah, dan meningkatnya aktivitas Rusia serta Tiongkok di kawasan tersebut.
Denmark dan Greenland sendiri menolak proposal AS untuk mentransfer wilayah, menegaskan kembali kedaulatan Denmark.
Pernyataan Trump ini kembali memicu kontroversi internasional, terutama terkait klaim wilayah dan peran historis Amerika Serikat dalam keamanan global.*
(d/dh)
ACEH BESAR Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Darul Amien, Seulimuem, Aceh Besar, menggelar kegiatan Fathu Kutubi Turats untuk
PENDIDIKAN
ACEH Prakiraan cuaca Aceh pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi hujan ringan di sebagian besar kabupaten dan kota. Namun, hujan dengan in
NASIONAL
MEDAN Prakiraan cuaca Sumatera Utara pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi hujan ringan di hampir seluruh kabupaten dan kota. Sementara i
NASIONAL
JAKARTA Prakiraan cuaca Jakarta pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi kondisi berawan. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Jakarta Selat
NASIONAL
BANDUNG Prakiraan cuaca Jawa Barat pada Jumat, 2 Oktober 2026, menunjukkan kondisi yang cukup beragam. Sejumlah wilayah diprakirakan menga
NASIONAL
YOGYAKARTA Prakiraan cuaca Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat, 2 Oktober 2026, menunjukkan kondisi cerah hingga berawan di lima k
NASIONAL
DENPASAR Prakiraan cuaca Bali pada Jumat, 2 Oktober 2026, menunjukkan kondisi cerah hingga berawan di seluruh kabupaten dan kota. Berdasar
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghadirkan ahli hukum tata negara Khairul Fahmi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy&039ari mengungkap alasan KPU tidak meragukan dokumen pendidikan Gibran Rak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Hakim Konstitusi Arsul Sani menegur ahli dari pihak terkait, Muhammad Rullyandi, dalam sidang sengketa syarat pencalonan Wakil P
HUKUM DAN KRIMINAL