BREAKING NEWS
Senin, 06 April 2026

Serangan Tanpa Peringatan: Rumah dan Tenda Pengungsi Gaza Jadi Sasaran Israel

Nurul - Kamis, 05 Februari 2026 08:25 WIB
Serangan Tanpa Peringatan: Rumah dan Tenda Pengungsi Gaza Jadi Sasaran Israel
Kamp pengungsian warga Palestina. (Foto: UNFPA/Bisan Ouda via news.un.org)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

GAZA Serangan udara dan operasi militer Israel kembali menewaskan puluhan warga Palestina di Gaza, meski gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat telah diberlakukan sejak Oktober 2025.

Menurut laporan Al Jazeera, Kamis (5/2/2026), sedikitnya 23 orang tewas dalam beberapa serangan yang menargetkan rumah dan tenda pengungsi. Sebagian korban adalah anak-anak.

Di lingkungan Tuffah dan Zeitoun, Kota Gaza, 14 orang tewas akibat serangan udara Israel.

Baca Juga:

Sementara itu, empat orang tewas di tenda pengungsi Qizan Abu Rashwan, selatan Khan Younis, dan dua lainnya tewas di kamp tenda pesisir al-Mawasi.

Salah satu korban di al-Mawasi adalah petugas pertolongan pertama Hussein Hasan Hussein al-Sumairy.

Wartawan Al Jazeera, Tareq Abu Azzoum, mengatakan serangan ini terjadi "tanpa peringatan sebelumnya" dan membuat warga Gaza merasa tidak aman meski gencatan senjata seharusnya berlaku.

Aktivitas militer Israel meningkat dalam beberapa jam terakhir, dengan drone melintas di atas kota, menandai potensi serangan berikutnya.

Militer Israel menyebut serangan tersebut sebagai respons terhadap penembakan yang melukai seorang perwira cadangan di dekat "garis kuning" di wilayah Gaza timur.

Perwira itu dievakuasi ke rumah sakit, sementara militer Israel memindahkan lokasi garis tersebut, yang menimbulkan kekhawatiran bagi penduduk setempat.

Sejak gencatan senjata berlaku, lebih dari 520 warga Palestina tewas akibat serangan Israel. Total korban tewas sejak perang pecah pada 7 Oktober 2023 mencapai 71.803 orang.

Kelompok hak asasi manusia dan penyelidikan PBB menyebut tindakan militer Israel di Gaza sebagai genosida, sementara kasus serupa sedang ditangani di Mahkamah Internasional di Den Haag.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Temui Eks Menlu dan Wamenlu Bahas Keikutsertaan Indonesia di Board of Peace Selama Tiga Jam, Ini Hasilnya
Indonesia Bergabung di Board of Peace Gaza, Eks Menlu Alwi Shihab: Kalau Tak Ikut, Tak Bisa Ngomong
PBNU Tegaskan Komitmen Indonesia: Prabowo Diminta Waspada Agar Tidak Rugikan Palestina
MUI, Board of Peace, dan Ujian Kepercayaan Publik
Waketum MUI: Presiden Prabowo Siap Keluar dari Board of Peace Jika Tidak Sejalan
Presiden Prabowo Paparkan Strategi Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza kepada 40 Tokoh Ormas Islam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru