Trump juga sempat mengecam sekutu G-7 yang menjauh, bahkan mengancam akan memberlakukan tarif tambahan terhadap Prancis dan membatalkan undangan bagi Perdana Menteri Kanada, Mark Carney. Denmark, yang wilayah Greenland-nya disebut-sebut Trump ingin kuasai, juga tidak diundang.
Dalam draf resmi, dewan ini digambarkan sebagai lembaga yang "berupaya mempromosikan stabilitas, memulihkan tata kelola yang dapat diandalkan dan sah, serta mengamankan perdamaian abadi di wilayah yang terkena dampak atau terancam konflik."
Dengan agenda perdana di Washington, dewan ini diperkirakan akan menjadi sorotan global, sekaligus menimbulkan pertanyaan tentang batasan kewenangan dan peran nyata dalam proses perdamaian internasional.*