BREAKING NEWS
Senin, 06 April 2026

Khamenei Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS, Ketegangan Nuklir Memuncak

Adam - Rabu, 18 Februari 2026 08:11 WIB
Khamenei Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS, Ketegangan Nuklir Memuncak
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Office of the Iranian Supreme Leader/AP/picture alliance)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEHERAN Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melontarkan ancaman keras terhadap Amerika Serikat di tengah putaran kedua perundingan nuklir kedua negara di Jenewa.

Khamenei memperingatkan bahwa kapal perang AS bisa "dikirim ke dasar laut" jika terjadi konfrontasi.

"Orang-orang Amerika terus-menerus mengirim kapal perang menuju Iran," tulis Khamenei dalam unggahan di platform X, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga:

"Tentu saja, kapal perang adalah perangkat militer yang berbahaya. Namun, yang lebih berbahaya daripada kapal perang itu adalah senjata yang dapat mengirim kapal perang tersebut ke dasar laut."

Khamenei juga menegaskan bahwa klaim superioritas militer Amerika Serikat tidak mutlak.

"Kekuatan militer terkuat di dunia pun terkadang bisa dihantam begitu keras hingga tidak bisa bangkit lagi," tambahnya.

Ancaman ini muncul di tengah meningkatnya kehadiran militer AS di Timur Tengah, termasuk pengiriman kapal induk USS Gerald R. Ford beserta kapal pengawalannya.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya memperingatkan potensi penggunaan kekuatan militer jika kesepakatan nuklir gagal dicapai, dan jika Iran terus melakukan tindakan keras terhadap demonstran.

Iran juga menggelar latihan militer maritim dengan peluru kendali aktif di Selat Hormuz, jalur perdagangan strategis dunia.

Komando Pusat Militer AS (Centcom) pada akhir Januari memperingatkan Iran agar tidak melakukan "perilaku yang tidak aman dan tidak profesional."

Situasi ini menandai eskalasi ketegangan menjelang kemungkinan kesepakatan nuklir baru, setelah perjanjian Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) sebelumnya ditinggalkan pemerintahan Trump.*

(k/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Medvedev Peringatkan Dunia: Berakhirnya Perjanjian Nuklir AS-Rusia Bisa Percepat Jam Kiamat
Prabowo Peringatkan: Kalau Perang Nuklir Terjadi, Indonesia yang Tidak Terlibat Pun Akan Kena Dampaknya
Bahlil: Nuklir Bukan Lagi Wacana, Masuk Prioritas Energi Nasional
Pemanfaatan Teknologi Nuklir dalam Upcycling Mikroplastik
Iran Tegaskan Siap Balas Serangan AS dan Israel, Meski Tidak Ingin Perang
Belum Ada AMDAL? Ini Penjelasan PT Thorcon soal Tahapan Perizinan PLTN
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru