BREAKING NEWS
Jumat, 17 April 2026

Khamenei Tewas Diserang AS–Israel, Presiden Iran: Kejahatan Besar Tak Akan Tanpa Balasan

Nurul - Minggu, 01 Maret 2026 12:00 WIB
Khamenei Tewas Diserang AS–Israel, Presiden Iran: Kejahatan Besar Tak Akan Tanpa Balasan
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto: Anadolu/py/am.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TEHERAN, IRANPemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dikonfirmasi tewas setelah serangan udara besar yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke wilayah Iran pada Sabtu (28/2) lalu.

Media pemerintah Iran menyebut serangan tersebut sebagai "kejahatan besar" dan melukai kedaulatan negara.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam keras operasi militer yang menewaskan Khamenei, menyebutnya sebagai tindakan yang tak akan dibiarkan tanpa balasan.

Baca Juga:

"Kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban… darah pemimpin berpangkat tinggi ini akan mengalir seperti mata air yang deras," ujar Pezeshkian dalam pernyataannya kepada media, Minggu (1/3/2026).

Pezeshkian menambahkan Iran akan mengumpulkan dukungan dunia Islam dan rakyat bebas untuk membalas aksi tersebut.

Latar Belakang Serangan

Serangan gabungan AS dan Israel, yang menurut laporan terjadi pada Sabtu pagi di Teheran, menargetkan fasilitas pertahanan dan sipil di berbagai kota, termasuk kompleks kediaman Khamenei.

Media Iran mengonfirmasi bahwa sejumlah anggota keluarga Khamenei juga ikut tewas dalam serangan tersebut. Iran kemudian menetapkan masa berkabung selama 40 hari dan libur nasional tujuh hari untuk menghormati sang pemimpin.

Ancaman Balasan Iran

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan akan melancarkan operasi ofensif terbesar dalam sejarah Republik Islam sebagai balasan atas kematian Khamenei. Pernyataan itu mempertegas eskalasi konflik yang sudah berlangsung antara Tehran dengan Washington dan Tel Aviv.

Respons Global

Ketegangan di Timur Tengah meningkat tajam setelah konfirmasi kematian Khamenei, yang telah memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade.

Sejumlah negara dan organisasi internasional menyuarakan kekhawatiran atas eskalasi konflik, sementara serangan balasan Iran terhadap target AS dan sekutunya dilaporkan juga berlangsung di beberapa titik di kawasan.*

(d/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ketegangan Timur Tengah Picu Demam Emas, Bursa Siaga Satu
58.873 Jemaah Umrah Indonesia Tertahan, Pemerintah Maksimalkan Bantuan di Arab Saudi
Zohran Mamdani Tegaskan Komitmen Perdamaian, Kecam Agresi Militer Trump ke Iran
Serangan AS-Israel ke Iran, Anwar Abbas Minta Dukungan Militer China-Rusia
Serangan Mematikan di Iran: 108 Anak Tewas, Wapres Aref Kecam Keras AS-Israel
Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Umumkan 40 Hari Berkabung
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru