BREAKING NEWS
Sabtu, 04 April 2026

Indonesia Berpeluang Punya Bandar Antariksa, Rusia dan Belarus Siap Kerja Sama

Adelia Syafitri - Sabtu, 04 April 2026 13:02 WIB
Indonesia Berpeluang Punya Bandar Antariksa, Rusia dan Belarus Siap Kerja Sama
Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov dalam Forum Bisnis Industri Strategis Berbasis Riset dan Inovasi di Kawasan Puspiptek, Serpong, Senin (21/4/2025). (Foto: Liputan6/Benedikta Miranti)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Rusia dan Belarus menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia di bidang pembangunan infrastruktur antariksa dan eksplorasi ruang angkasa.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, mengatakan negaranya memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan teknologi antariksa, termasuk pembangunan landasan peluncuran roket.

"Kami memiliki pengalaman dan kemampuan teknis, serta siap bekerja sama dengan Indonesia," ujar Tolchenov usai acara di Monumen Yuri Gagarin di Jakarta, Sabtu, 4 April 2026.

Baca Juga:

Ia menyebut saat ini pembicaraan dengan pemerintah Indonesia masih berlangsung, khususnya terkait potensi pembangunan infrastruktur peluncuran antariksa.

Pernyataan serupa disampaikan Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Raman Ramanouski. Ia menilai sektor antariksa menjadi peluang kerja sama strategis yang menjanjikan bagi kedua negara.

Belarus, kata dia, telah memiliki satelit yang mencakup wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sehingga membuka peluang kolaborasi dalam eksplorasi dan pemanfaatan data antariksa.

Di dalam negeri, pemerintah melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mempercepat pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Pulau Biak, Papua.

Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada dekat garis khatulistiwa, yang memungkinkan efisiensi energi dan biaya dalam peluncuran roket ke orbit rendah bumi.

Pelaksana tugas Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, Anugerah Widiyanto, mengatakan kajian pengembangan fasilitas tersebut telah dilakukan sejak lama dan kini diperbarui sesuai kebutuhan teknologi terkini.

Pemerintah menilai pengembangan sektor antariksa penting untuk meningkatkan kemandirian teknologi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi antariksa global yang terus berkembang.*

(an/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Indonesia Gandeng Korea Selatan untuk Pengembangan Infrastruktur Energi Lepas Pantai
Update Harga Pangan: Cabai Turun, Minyak Goreng Kembali Naik
Dampak Konflik Timur Tengah: Kenaikan Harga Bahan Bangunan Bisa Ganggu Proyek Infrastruktur
Boroujerdi Temui Jokowi dan Megawati, Ungkap Alasan Kampanye Anti Perang Iran
Kerja Sama Energi RI-Korsel: Dorong Hilirisasi Nikel dan Pengembangan Energi Terbarukan
Menaker Yassierli Tegaskan Pentingnya Hubungan Industrial yang Kolaboratif di Era Digital
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru