BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu

Adelia Syafitri - Minggu, 12 April 2026 15:00 WIB
Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar (Foto: X - Office of the Deputy Prime Minister)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.

Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, mengatakan pihaknya telah berupaya maksimal memediasi negosiasi intensif antara kedua negara.

"Saya bersama Kepala Angkatan Darat membantu menengahi beberapa putaran negosiasi yang intens dan konstruktif," ujar Dar, Minggu (12/4/2026).

Baca Juga:

Ia menekankan pentingnya menjaga komitmen terhadap gencatan senjata yang sebelumnya disepakati pada 8 April lalu demi stabilitas kawasan.

"Pakistan akan terus memainkan perannya dalam memfasilitasi keterlibatan antara Iran dan AS," tegasnya.

Dar juga mengapresiasi kesediaan kedua pihak menerima usulan Perdana Menteri Shehbaz Sharif terkait gencatan senjata selama dua pekan.

Meski demikian, perundingan berakhir buntu setelah kedua pihak saling menyalahkan. Media pemerintah Iran menyebut tuntutan Washington tidak masuk akal.

Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan delegasi AS telah bersikap fleksibel, namun belum mencapai kesepakatan.

Perundingan di Islamabad ini menjadi sorotan global karena merupakan pertemuan tingkat tinggi pertama antara AS dan Iran sejak Revolusi Islam Iran 1979.

Delegasi Iran dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Baqir Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi. Sementara delegasi AS dipimpin JD Vance, didampingi Jared Kushner dan utusan Timur Tengah Steve Witkoff.

Konflik terbaru dipicu oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran pada Februari lalu, yang berdampak pada stabilitas kawasan dan pasar energi global.

Dalam perundingan tersebut, Iran mengajukan sejumlah tuntutan, termasuk pencabutan sanksi dan kendali atas Selat Hormuz.*

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Iran Tuduh AS Cari-cari Alasan Tinggalkan Perundingan, Negosiasi di Pakistan Buntu
Pembicaraan 21 Jam Tak Buahkan Hasil, AS dan Iran Gagal Sepakat di Islamabad
Perundingan Iran-AS Diperpanjang Sehari, Negosiasi di Islamabad Masih Berlanjut
KPK Ungkap Bupati Tulungagung Terima Rp2,7 Miliar, Dipakai Beli Sepatu hingga Bagi THR
Perundingan AS-Iran Dimulai di Pakistan, Bahas Peluang Perdamaian Timur Tengah
Dubes Iran: Negosiasi Masih Dibutuhkan agar Kapal RI Bisa Lolos dari Selat Hormuz
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru