BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Perundingan Israel-Lebanon di Washington Mandek, Gencatan Senjata Tak Dibahas

Adelia Syafitri - Rabu, 15 April 2026 07:45 WIB
Perundingan Israel-Lebanon di Washington Mandek, Gencatan Senjata Tak Dibahas
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio (C) berbicara saat pertemuan dengan Duta Besar Lebanon untuk AS Nada Hamadeh Moawad (2R) dan Duta Besar Israel untuk AS Yechiel Leiter (2L) di Departemen Luar Negeri di Washington, DC, pada 14 April 2026. (Foto: AFP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

WASHINGTON DC – Delegasi Israel dan Lebanon menggelar perundingan langsung di Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (14/4/2026). Pertemuan ini menjadi yang pertama sejak 1983, namun belum menghasilkan kesepakatan.

Perundingan yang dimediasi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio itu berlangsung lebih dari dua jam. Meski demikian, pembicaraan tidak dihadiri kelompok Hizbullah yang saat ini terlibat konflik dengan Israel.

Di tengah perundingan, konflik di lapangan dilaporkan masih terus berlangsung. Kedua pihak datang dengan tuntutan yang berbeda.

Baca Juga:

Israel menolak membahas gencatan senjata dan justru mendesak pemerintah Lebanon untuk melucuti senjata Hizbullah. Sementara itu, Lebanon menyerukan penghentian konflik yang telah menewaskan sedikitnya 2.124 orang sejak awal Maret serta menyebabkan lebih dari 1,1 juta warga mengungsi.

Meski belum mencapai kesepakatan, kedua pihak memberikan respons positif terhadap jalannya perundingan.

Duta Besar Lebanon untuk AS, Nada Hamadeh Moawad, menyebut pembicaraan berlangsung konstruktif. Ia menekankan pentingnya gencatan senjata, pemulangan pengungsi, serta langkah-langkah untuk mengatasi krisis kemanusiaan.

Sementara itu, Duta Besar Israel untuk AS Yechiel Leiter menyebut pertemuan tersebut sebagai pertukaran yang luar biasa, dengan salah satu fokus utama adalah upaya mengusir Hizbullah dari Lebanon.

Marco Rubio mengakui masih banyak tantangan dalam upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama beberapa dekade tersebut.

"Kami memahami sedang berjuang melawan sejarah dan kompleksitas selama puluhan tahun," ujar Rubio.*

(in/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sekjen Golkar: Prabowo dan Bahlil “Banting Tulang” Jaga Indonesia dari Ancaman Krisis Energi
Kenapa Iran Tuntut Ganti Rugi ke Lima Negara Teluk Terkait Serangan AS-Israel?
Disebut “Lemah”, Paus Leo XIV: Saya Tidak Takut Pemerintahan Trump
Konflik Israel-Lebanon Memanas! 1.953 Warga Dilaporkan Tewas Sejak Awal Maret
Istana: Pemerintah Tak Tarik Pasukan TNI dari Misi Perdamaian UNIFIL Lebanon
Serangan ke UNIFIL Tewaskan Prajurit RI, Indonesia Pimpin Kecaman Keras di PBB
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru