Kepanikan langsung terjadi di dalam ruangan. Para tamu yang terdiri dari pejabat pemerintah, jurnalis, hingga tokoh publik berhamburan mencari perlindungan. (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi oleh Secret Service setelah terdengar suara tembakan dalam sebuah acara bersama jurnalis Gedung Putih. Usai insiden tersebut, Trump mengunggah pernyataan di media sosial dan menyebut pelaku penembakan telah ditangkap.
Insiden terjadi saat acara White House Correspondents' Dinner pada Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat. Aparat keamanan langsung bergerak cepat dan mengevakuasi Trump serta Wakil Presiden JD Vance dari lokasi acara.
Melalui platform Truth Social, Trump mengatakan situasi sempat tidak sesuai rencana, namun ia mengaku ingin acara tetap dilanjutkan sesuai arahan aparat penegak hukum.
"Saya telah merekomendasikan agar kita 'BIARKAN ACARA BERLANJUT' tetapi, akan sepenuhnya mengikuti arahan penegak hukum," tulis Trump,Dilansir BBC, Minggu (26/4/2026),
Ia juga menyebut bahwa pelaku penembakan telah berhasil diamankan, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait identitas maupun motif pelaku.
Sementara itu, Juru Bicara Secret Service AS, Anthony Guglielmi, mengonfirmasi bahwa satu orang telah ditahan terkait insiden tersebut. Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Presiden dan Ibu Negara dalam kondisi aman. Satu orang ditahan, dan penyelidikan masih berlangsung," ujarnya.
Hingga kini, aparat keamanan masih mendalami sumber tembakan dan potensi ancaman lanjutan di sekitar lokasi kejadian. Tidak ada laporan korban dalam insiden tersebut.
Acara yang awalnya berlangsung formal tersebut sempat berubah menjadi kepanikan setelah suara tembakan terdengar, sebelum akhirnya seluruh area diamankan oleh petugas bersenjata lengkap.*
(d/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Trump Dievakuasi Usai Tembakan di Gedung Putih, Klaim Pelaku Penembakan Sudah Ditangkap