BREAKING NEWS
Jumat, 22 Mei 2026

Delegasi AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One, Ini Rinciannya

Dharma - Sabtu, 16 Mei 2026 10:52 WIB
Delegasi AS Buang Barang dari China Sebelum Naik Air Force One, Ini Rinciannya
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (kiri) dan Presiden China, Xi Jinping (kanan) saat mengunjungi Temple of Heaven (Kuil Langit) di China, Kamis (1452026). (foto: Dok. Kementerian Luar Negeri China)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEIJING — Delegasi Amerika Serikat dilaporkan membuang sejumlah barang pemberian pejabat China sebelum menaiki pesawat kepresidenan Air Force One di Beijing, Jumat (15/5/2026).

Langkah itu dilakukan sesuai protokol keamanan ketat yang melarang masuknya barang apa pun dari China ke dalam pesawat presiden AS.

Sejumlah staf Gedung Putih, personel Dinas Rahasia AS, hingga wartawan yang turut dalam rombongan terlihat mengumpulkan berbagai barang pemberian sebelum kemudian membuangnya ke tempat sampah di dekat tangga pesawat.

Baca Juga:

Barang-barang tersebut antara lain lencana, undangan pers, kredensial, telepon genggam, hingga memorabilia kunjungan.

Kebijakan tersebut bukan hal baru dalam hubungan diplomatik kedua negara.

Namun, dalam kunjungan terbaru Presiden AS Donald Trump ke China, prosedur itu disebut dilakukan secara terbuka di hadapan publik dan media.

Pemerintah AS menegaskan langkah itu berkaitan dengan kekhawatiran terhadap risiko keamanan, termasuk potensi penyadapan, pelacakan, dan ancaman siber melalui perangkat elektronik atau barang yang diberikan pihak asing.

Menurut laporan koresponden Gedung Putih New York Post, Emily Goodin, seluruh barang pemberian dari pejabat China dikumpulkan sebelum rombongan memasuki Air Force One dan kemudian dimusnahkan sesuai prosedur keamanan.

"Tidak ada barang dari China yang diizinkan di pesawat," ujar Goodin dalam laporannya di media sosial.

Selain itu, protokol keamanan juga diterapkan sejak awal perjalanan. Trump dan rombongannya disebut tidak menggunakan perangkat pribadi selama kunjungan ke China.

Ponsel dan perangkat elektronik pribadi ditinggalkan di Amerika Serikat, sementara komunikasi dilakukan menggunakan perangkat sekali pakai dengan sistem terbatas.

Perangkat tersebut bahkan disimpan dalam kantung Faraday di Air Force One untuk memblokir sinyal nirkabel seperti GPS, Wi-Fi, dan Bluetooth, guna mencegah upaya peretasan jarak jauh.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kode Redeem FF Hari Ini 17 Mei 2026, Klaim Diamond Gratis dan Skin Langka Sekarang!
Rivalitas AS-Tiongkok Jadi Momentum Indonesia Perkuat Ketahanan Energi
Akademisi Indonesia Wakili Tanah Air di Forum Internasional “Go Global” di Hainan, Tiongkok
Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Tiga WN Tiongkok DPO Pencurian Rumah Mewah di Bogor, Hendak Kabur ke Malaysia
Relawan Tiongkok–Malaysia Salurkan 9.500 Paket Bantuan untuk Korban Bencana Aceh, Mualem Harap Percepat Pemulihan
Harga Plastik Meledak, Negara Jangan Sekadar Jadi Penonton
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Dor! Dor!

Dor! Dor!

Oleh Dahlan IskanDOR!Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banya

OPINI