Ada Dugaan Gratifikasi hingga Jual Beli Proyek, Mahasiswa Tantang Transparansi Pengadaan Pemko Binjai
BINJAI Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Binjai, Senin, 5 Oktober 2026. Mereka mendesak Pemerintah K
NASIONAL
JAKARTA — Penangkapan lima warga negara Indonesia (WNI) oleh Israel dalam misi Global Sumud Flotilla memicu sorotan terhadap efektivitas Board of Peace (BoP) yang dibentuk untuk misi perdamaian di kawasan konflik.
Pengamat Timur Tengah Universitas Indonesia, Yon Machmudi, mempertanyakan peran dan fungsi BoP dalam merespons insiden yang menimpa relawan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, tindakan penangkapan yang dilakukan terhadap misi yang membawa bantuan kemanusiaan justru bertentangan dengan semangat perdamaian yang menjadi dasar pembentukan lembaga itu.
"Kalau misi damai kemudian dilawan atau direspons dengan penangkapan dan kekerasan, ini perlu jadi bahan evaluasi di Board of Peace," kata Yon, Selasa (19/5/2026).Baca Juga:
Yon menilai, BoP yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump seharusnya menjadi wadah yang menjamin perlindungan terhadap aktivitas kemanusiaan di wilayah konflik, termasuk Gaza. Namun, menurutnya, kejadian di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan antara mandat dan implementasi.
"BoP itu dibuat untuk merepresentasikan sisi perdamaian, tetapi yang terjadi justru sebaliknya," ujarnya.
Ia pun mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah diplomatik lebih tegas, termasuk melayangkan protes resmi atas penangkapan WNI tersebut kepada pihak terkait dalam BoP.
Bahkan, Yon membuka kemungkinan agar Indonesia mengevaluasi kembali keikutsertaannya apabila lembaga tersebut dinilai tidak efektif dalam menjalankan fungsi perdamaian.
Sebelumnya, lima WNI dilaporkan ditangkap oleh militer Israel saat mengikuti misi Global Sumud Flotilla yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri telah mendesak Israel untuk segera membebaskan seluruh WNI yang ditahan serta memastikan keselamatan awak kapal lainnya.*
(k/dh)
BINJAI Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Binjai, Senin, 5 Oktober 2026. Mereka mendesak Pemerintah K
NASIONAL
MEDAN DPRD Kota Medan menyoroti anggaran belanja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan yang mencapai lebih dari Rp1,2 triliun dalam Rancan
KESEHATAN
PALANGKARAYA Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seKalimantan bersama Aliansi Generasi Muda menyampaikan delapan tuntutan kepada pemerintah
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetujui dan mengesahkan Rancangan UndangUndang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan me
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim uji coba penyajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan dapat mengurangi juml
NASIONAL
MEDAN Terdakwa kasus dugaan suap pengadaan jaringan internet di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tebing Tinggi, Nur Erdia
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Jenderal Imigrasi melakukan penataan kelembagaan terhadap kantor imigrasi di berbagai wilayah Indonesia. Penataan terse
NASIONAL
JAKARTA Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 membawa dampak positif bagi Timnas Indonesia. Selain mengakhiri penantian panjang untuk menjadi
OLAHRAGA
MEDAN Pusat Gempa Regional (PGR) 1 Medan mendeteksi sejumlah aktivitas gempa bumi di wilayah Sumatera Utara dan Aceh pada Selasa, 6 Okto
PERISTIWA
BANDA ACEH Unit VI Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan sepeda motor Yamaha Aerox. Po
HUKUM DAN KRIMINAL