BREAKING NEWS
Selasa, 19 Mei 2026

PWI Kecam Israel yang Menahan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza

gusWedha - Selasa, 19 Mei 2026 12:57 WIB
PWI Kecam Israel yang Menahan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza
Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia, Akhmad Munir. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengecam tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 saat berlayar menuju Gaza, Palestina.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia, Akhmad Munir, menilai tindakan terhadap misi sipil dan kemanusiaan, termasuk terhadap jurnalis, merupakan pelanggaran terhadap prinsip perlindungan kebebasan pers di wilayah konflik.

"Kami mengecam keras tindakan Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza, termasuk jurnalis Indonesia yang sedang menjalankan tugas jurnalistik," kata Munir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

Baca Juga:

Dalam rombongan misi kemanusiaan tersebut terdapat sejumlah jurnalis Indonesia, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Munir mengatakan kehadiran jurnalis dalam misi tersebut bertujuan menyampaikan fakta kemanusiaan kepada publik internasional dan bukan menjadi bagian dari konflik bersenjata.

"Pers hadir untuk menyampaikan fakta dan suara kemanusiaan kepada dunia. Tidak boleh ada intimidasi ataupun tindakan yang mengancam keselamatan jurnalis," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan sedikitnya sepuluh kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 mengalami intersepsi oleh aparat Israel di kawasan Mediterania Timur.

Beberapa kapal yang dilaporkan dicegat antara lain Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Hingga kini, kapal yang membawa sejumlah jurnalis Indonesia disebut belum dapat dihubungi.

PWI menyatakan mendukung langkah diplomatik pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk memastikan keselamatan seluruh warga negara Indonesia yang tergabung dalam misi tersebut.

Pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait juga disebut terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara, Kairo, dan Amman guna memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah perlindungan terhadap WNI.

"Doa dan harapan kami menyertai seluruh jurnalis dan relawan kemanusiaan agar diberikan keselamatan," kata Munir.*


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ini Daftar Nama 9 WNI dalam Misi Gaza GSF 2.0, Lima Dikabarkan Diculik Israel
Jurnalis Republika Ditangkap Israel saat Misi Kemanusiaan ke Gaza, IMO Indonesia Murka
5 WNI Diduga Ditangkap di Laut Israel, Pemerintah Bergerak Lewat Jalur Diplomasi
Geger! 5 WNI Ditangkap Israel, Wanda Hamidah Desak RI Keluar dari “Board of Peace”
Baik-Buruk Indonesia
Jurnalis Diduga Alami Intimidasi Saat Liput Demo Tolak Pergub JKA di Aceh, Dipaksa Hapus Rekaman hingga Perampasan Alat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Reinkarnasi Teologi Politik

Reinkarnasi Teologi Politik

Oleh Yudi LatifSEMUA konsep penting teori negara modern adalah konsepkonsep teologis yang disekularisasi.Kalimat itu berasal dari Polit

OPINI