Ditanya Soal 2.000 SGD Hilang dari Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Cuma Jawab 'Maaf'
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
WASHINGTON DC – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangan militer. Eskalasi terbaru ini memicu kekhawatiran terhadap nasib kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati sebagai langkah awal menuju perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan serangan militer yang dilakukan Washington merupakan respons atas dugaan serangan Iran terhadap sebuah kapal kargo yang melintas di Selat Hormuz. AS menilai aksi tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Dalam keterangannya, CENTCOM menyebut pasukan AS menargetkan sejumlah fasilitas militer Iran, termasuk lokasi penyimpanan rudal, drone, serta radar pesisir yang disebut digunakan dalam operasi militer.Baca Juga:
"Respons tegas terhadap serangan terhadap kapal komersial yang sedang melintasi Selat Hormuz," demikian pernyataan CENTCOM, Sabtu (27/6/2026).
Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan terdengar ledakan di kawasan dermaga Taherouyeh, Kota Sirik, pada Jumat (26/6) malam waktu setempat. Seorang sumber militer setempat menyebut ledakan tersebut dipicu oleh hantaman proyektil.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam dugaan serangan drone Iran terhadap kapal kargo dan menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap perjanjian gencatan senjata.
"Ini adalah pelanggaran bodoh terhadap perjanjian gencatan senjata kita," kata Trump.
Wakil Presiden AS JD Vance juga memperingatkan bahwa setiap aksi militer lanjutan dari Iran akan dibalas dengan kekuatan yang sama.
Tak lama berselang, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah meluncurkan serangan balasan dengan menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk sebagai respons atas operasi militer Washington.
IRGC menegaskan pihaknya akan meningkatkan respons apabila Amerika Serikat kembali melancarkan serangan.
Perkembangan terbaru ini menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia, sekaligus mengancam kelanjutan proses negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak Februari 2026.* (d/dh)
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
KARO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyusul dugaa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memberikan pilihan kepada siswa sekolah dasar (SD) dalam menentukan
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka
PERISTIWA
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menegaskan tidak akan mundur dalam menghadapi perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden k
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar Indonesia membuka peluang kewarganegaraan ganda bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yan
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota
PEMERINTAHAN
BALIKPAPAN PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil meningkatkan produktivitas sejumlah sumur migas di Kalimantan Timur melalui pen
EKONOMI
JAKARTA Patriot Bond diproyeksikan menjadi salah satu instrumen untuk menghimpun dana murah dalam jumlah besar di luar APBN guna membiay
EKONOMI