BREAKING NEWS
Minggu, 11 Oktober 2026

Bandara Riyadh Mencekam Dihantam Rudal Houthi! 12 Orang Tewas, Trump Ancam Ikut Turun Tangan

Administrator - Minggu, 11 Oktober 2026 09:45 WIB
Bandara Riyadh Mencekam Dihantam Rudal Houthi! 12 Orang Tewas, Trump Ancam Ikut Turun Tangan
Salah satu sasaran serangan Houthi pada Kamis (8/10/2026) adalah bandara Riyadh di ibu kota Arab Saudi. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media X)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Kami mengetahui adanya serangan dan sangat menyarankan seluruh warga AS untuk menghindari bandara ini serta kawasan sekitarnya," demikian pernyataan Kedutaan Besar AS.

Sejumlah kedutaan negara Barat lainnya juga meminta warga negaranya menjauhi kawasan bandara.

Houthi Klaim Lumpuhkan Bandara Riyadh

Setelah serangan terjadi, kepala kantor media Houthi menyatakan melalui platform X bahwa kelompoknya telah melumpuhkan Bandara Internasional Riyadh.

Kelompok tersebut sebelumnya juga memperingatkan maskapai penerbangan agar menghindari wilayah udara Arab Saudi. Houthi menyatakan wilayah udara kerajaan itu telah ditetapkan sebagai zona operasi militer.

Peringatan tersebut muncul setelah pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi melancarkan operasi militer terhadap Houthi pada Senin (5/10/2026).

Sementara itu, koalisi militer pimpinan Arab Saudi menyatakan akan memberikan respons terhadap serangan terbaru.

Rentetan serangan itu turut memunculkan sorotan terhadap kemampuan pertahanan udara Arab Saudi dalam menghadapi ancaman, terutama ketika konflik di Yaman kembali meningkat.

Arab Saudi dan pemerintah Yaman menyatakan telah melancarkan ratusan serangan terhadap sasaran di wilayah yang dikuasai Houthi. Sebaliknya, Houthi menuduh operasi tersebut menewaskan warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Reuters menyatakan belum dapat memverifikasi secara independen klaim mengenai korban sipil tersebut.

Trump Pertimbangkan AS Ikut Serang Houthi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menanggapi serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid yang menewaskan 12 orang.

Ketika ditanya wartawan di luar Gedung Putih mengenai kemungkinan Washington bergabung dengan Arab Saudi untuk menyerang Houthi, Trump mengatakan pemerintahannya masih mempertimbangkan opsi tersebut.

"Mungkin saja. Kami akan mempertimbangkannya. Kami baru saja mengetahui serangan terbaru itu, jadi kami akan mengambil keputusan. Kami bergerak sangat cepat," ujar Trump.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mualem Apresiasi Arab Saudi Bangun LIPIA di Aceh, Sebut Dorong Pendidikan Islam Berkualitas
Fenomena “No Viral, No Justice”, Jaksa Agung Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Oknum Pemeras
Megawati Terbang ke Riyadh, Terima Doktor Honoris Causa dari Universitas Perempuan Terbesar Dunia
Timnas eFootball Indonesia Lolos ke Putaran Final FIFAe World Cup 2025 di Riyadh
Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Wafat Setelah 20 Tahun Koma
Inter Milan Targetkan Trofi Piala Super Italia Ketiga Beruntun di Riyadh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru