Anggaran Disunat Rp 69 Miliar, BNN Blak-blakan Tak Sanggup Sokong Program Prioritas Presiden
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mendapat pagu anggaran sebesar Rp1,44 triliun untuk tahun 2027. Angka tersebut turun Rp69,55 mil
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Organisasi pemerhati lingkungan Ecoton Foundation kembali mengungkap bahaya mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari.
Kali ini, mereka menemukan partikel mikroplastik dalam kantong teh celup dari berbagai merek yang populer di Indonesia, seperti Sosro, Teh Poci, Sari Murni, Sariwangi, hingga Tong Tji.
Dalam unggahan di akun Instagram resmi mereka, @ecoton.id, yang berkolaborasi dengan @aliansizerowaste.id, Ecoton menyebut bahwa mikroplastik jenis fiber terdeteksi pada kantong teh celup.
Partikel ini diduga berasal dari polimer sintetis seperti Polietilen (PE) dan Nylon yang digunakan sebagai pelapis atau bahan utama dalam kantong teh celup.
Menurut temuan Ecoton, kantong teh celup yang mengandung polimer ini dapat melepaskan mikroplastik saat diseduh menggunakan air panas bersuhu 95°C.
Meskipun terlihat aman, partikel-partikel ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui berbagai jalur, berpotensi menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) sebelumnya telah menjelaskan bahwa beberapa kantong teh celup memang dibuat dari kertas kraft yang dilapisi plastik polietilen agar lebih tahan terhadap air panas dan memudahkan proses penyegelan.
Namun, penelitian menunjukkan bahwa bahan ini bisa melepaskan mikroplastik ke dalam minuman.
Ecoton merinci beberapa tahapan dan risiko yang dapat terjadi ketika mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia:
- Masuk ke saluran pencernaan saat teh dikonsumsi.
- Menembus dinding usus dan berpotensi masuk ke dalam aliran darah.
- Menyebar ke berbagai organ tubuh, seperti hati, ginjal, jantung, otot, dan otak
- Bertahan lama dalam tubuh karena sifatnya yang sulit terurai dan dapat menumpuk (bioakumulatif).
- Memicu peradangan dan stres oksidatif yang berisiko menyebabkan kerusakan sel.
- Meningkatkan potensi kematian sel (apoptosis) akibat peradangan kronis.
Sebagai solusi, Ecoton menyarankan masyarakat untuk kembali ke metode penyeduhan teh yang lebih alami dengan menggunakan daun teh asli tanpa kantong teh celup.
Alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan antara lain:
- Menggunakan saringan stainless steel.
- Menyeduh teh dalam teko kaca.
- Menggunakan french press untuk menyaring daun teh.
"Di masa lalu, teh diseduh langsung dengan daun teh dalam teko atau cangkir tanpa kantong plastik. Cara ini tidak hanya lebih alami, tapi juga bebas dari risiko kontaminasi mikroplastik," tulis Ecoton dalam unggahan mereka.
Kesadaran akan bahaya mikroplastik semakin meningkat, dan masyarakat diharapkan lebih selektif dalam memilih produk konsumsi sehari-hari demi kesehatan jangka panjang serta kelestarian lingkungan.
(cb/a)
JAKARTA Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mendapat pagu anggaran sebesar Rp1,44 triliun untuk tahun 2027. Angka tersebut turun Rp69,55 mil
NASIONAL
JAKARTA DPR RI menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp4,58 triliun untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2027. Tambahan anggaran t
NASIONAL
JAKARTA DPR RI menyetujui tambahan anggaran sebesar Rp4,58 triliun untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2027. Tambahan anggaran t
NASIONAL
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap dua orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika melalui program Undercover.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali turun pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Harga emas Antam uku
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis terhadap rupiah pada perdagangan Rabu (2/9/2026) pagi. Mata uang Paman Sam be
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Rabu (2/9/2026) pagi. IHSG bergerak di level 6.600an setelah dibuka d
EKONOMI
JAKARTA Rektor Universitas Paramadina Prof. Didik J. Rachbini mendorong Nahdlatul Ulama (NU) menjadikan momentum pascaMuktamar sebagai ti
POLITIK
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Laksamana Muda TNI (Purn.) Soleman B. Ponto menilai Wakil Ketua Ombudsman Repub
NASIONAL
MEDAN Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara mempertanyakan dugaan kebocoran air bersih dari jaringan pipa PD
PERISTIWA