Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
JAKARTA -BPJS Kesehatan kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh kepada masyarakat Indonesia, termasuk bagi ibu hamil dan janin yang dikandung.
Klarifikasi ini disampaikan setelah viralnya informasi bahwa biaya persalinan melalui operasi caesar tidak lagi ditanggung oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar.
Ia menjelaskan bahwa operasi caesar tetap dijamin oleh BPJS Kesehatan selama prosedur dijalankan sesuai aturan dan berdasarkan indikasi medis yang sah.
"BPJS Kesehatan menanggung biaya persalinan melalui operasi sesar selama tindakan tersebut direkomendasikan oleh dokter karena pertimbangan medis yang dapat membahayakan ibu maupun bayi," ujar Rizzky pada Minggu (6/4).
Indikasi medis yang dimaksud mencakup posisi janin tidak normal, plasenta previa, kondisi janin dalam bahaya, hingga risiko lain yang membuat persalinan normal tidak memungkinkan.
Kebijakan Baru Berlaku 1 April 2025
Namun, Rizzky juga mengonfirmasi adanya kebijakan baru per 1 April 2025 yang mengatur bahwa peserta BPJS yang tidak pernah memeriksakan kehamilan melalui fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS, tidak dapat mengklaim biaya persalinan caesar.
Kebijakan ini menuai reaksi beragam dari masyarakat, khususnya ibu hamil dan tenaga medis.
Sejumlah warganet membagikan pengalaman pribadi yang tidak bisa memanfaatkan BPJS untuk operasi caesar karena tidak pernah melakukan pemeriksaan kehamilan melalui fasilitas BPJS selama masa kehamilan.
"Operasi SC (caesar) tidak dijamin BPJS kalau selama hamil enggak pernah periksa pakai BPJS. Ini kebijakan baru mulai 1 April," tulis seorang netizen yang unggahannya viral pada Jumat (4/4).
Langkah Preventif: Rutin Periksa Kehamilan Pakai BPJS
BPJS Kesehatan mengimbau seluruh peserta JKN, khususnya ibu hamil, untuk aktif memeriksakan kehamilan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik, atau bidan jejaring BPJS.
Hal ini untuk memastikan status dan riwayat kesehatan tercatat dengan baik dan menjadi dasar dalam pemberian layanan lanjutan seperti operasi caesar.
"Dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan mengikuti prosedur yang berlaku, ibu hamil dapat menjalani proses persalinan dengan lebih tenang dan aman," tambah Rizzky.
Selain layanan persalinan, BPJS Kesehatan juga menanggung layanan pascapersalinan seperti pemeriksaan ibu dan bayi, imunisasi dasar, serta pemantauan tumbuh kembang anak.
Dengan kebijakan baru ini, pemahaman prosedur dan keaktifan peserta menjadi kunci untuk menikmati manfaat layanan kesehatan secara maksimal.
(bs/a)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN