Jokowi Bakal Perankan Tokoh Utama di Film Kolosal Sejarah Dayak-Majapahit: Saya Siap Saja
SOLO Presiden ke7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, dikabarkan mendapat tawaran untuk terlibat dalam proyek film kolosal yang mengangkat sej
NASIONAL
JAKARTA -BPJS Kesehatan kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh kepada masyarakat Indonesia, termasuk bagi ibu hamil dan janin yang dikandung.
Klarifikasi ini disampaikan setelah viralnya informasi bahwa biaya persalinan melalui operasi caesar tidak lagi ditanggung oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar.
Ia menjelaskan bahwa operasi caesar tetap dijamin oleh BPJS Kesehatan selama prosedur dijalankan sesuai aturan dan berdasarkan indikasi medis yang sah.
"BPJS Kesehatan menanggung biaya persalinan melalui operasi sesar selama tindakan tersebut direkomendasikan oleh dokter karena pertimbangan medis yang dapat membahayakan ibu maupun bayi," ujar Rizzky pada Minggu (6/4).
Indikasi medis yang dimaksud mencakup posisi janin tidak normal, plasenta previa, kondisi janin dalam bahaya, hingga risiko lain yang membuat persalinan normal tidak memungkinkan.
Kebijakan Baru Berlaku 1 April 2025
Namun, Rizzky juga mengonfirmasi adanya kebijakan baru per 1 April 2025 yang mengatur bahwa peserta BPJS yang tidak pernah memeriksakan kehamilan melalui fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS, tidak dapat mengklaim biaya persalinan caesar.
Kebijakan ini menuai reaksi beragam dari masyarakat, khususnya ibu hamil dan tenaga medis.
Sejumlah warganet membagikan pengalaman pribadi yang tidak bisa memanfaatkan BPJS untuk operasi caesar karena tidak pernah melakukan pemeriksaan kehamilan melalui fasilitas BPJS selama masa kehamilan.
"Operasi SC (caesar) tidak dijamin BPJS kalau selama hamil enggak pernah periksa pakai BPJS. Ini kebijakan baru mulai 1 April," tulis seorang netizen yang unggahannya viral pada Jumat (4/4).
Langkah Preventif: Rutin Periksa Kehamilan Pakai BPJS
BPJS Kesehatan mengimbau seluruh peserta JKN, khususnya ibu hamil, untuk aktif memeriksakan kehamilan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik, atau bidan jejaring BPJS.
Hal ini untuk memastikan status dan riwayat kesehatan tercatat dengan baik dan menjadi dasar dalam pemberian layanan lanjutan seperti operasi caesar.
"Dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan mengikuti prosedur yang berlaku, ibu hamil dapat menjalani proses persalinan dengan lebih tenang dan aman," tambah Rizzky.
Selain layanan persalinan, BPJS Kesehatan juga menanggung layanan pascapersalinan seperti pemeriksaan ibu dan bayi, imunisasi dasar, serta pemantauan tumbuh kembang anak.
Dengan kebijakan baru ini, pemahaman prosedur dan keaktifan peserta menjadi kunci untuk menikmati manfaat layanan kesehatan secara maksimal.
(bs/a)
SOLO Presiden ke7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, dikabarkan mendapat tawaran untuk terlibat dalam proyek film kolosal yang mengangkat sej
NASIONAL
YOGYAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengaku telah menonton film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL
BANDUNG Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Ba
NASIONAL
JAKARTA Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mendesak pemerintah segera merevisi harga pokok penjualan (HPP) gula petani yang din
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik bantuan fasilitas belajar dari WeLoveU Foundation Korea Selatan untuk SD Neg
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi dan dukungan terhadap film Samudera, karya sinematik yang seluruh pros
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa partai politik yang tidak memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam daftar baka
POLITIK
JAKARTA Pemerintah menyiapkan 11.512 program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera dengan total anggaran mencapai
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan kondisi kelistrikan di wilayah Sumatera bagian utara telah kembali normal sepenuhn
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas telah mengikuti prosedur yang berla
PEMERINTAHAN