BITVONLINE.COM -Asam lambung naik atau refluks menjadi masalah kesehatan yang sering dialami banyak orang.
Kondisi ini terjadi ketika cairan asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan iritasi dan berbagai gejala tidak nyaman, seperti nyeri di dada, rasa asam di tenggorokan, dan peradangan.
Kondisi ini bisa kambuh lebih dari sekali dalam hidup seseorang.
Refluks asam terjadi ketika katup sfingter esofagus yang berfungsi membatasi aliran cairan asam dan makanan dari lambung ke kerongkongan tidak berfungsi dengan baik.
Hal ini menyebabkan aliran balik yang mengiritasi kerongkongan.
Beberapa faktor penyebab yang dapat meningkatkan risiko asam lambung kambuh meliputi kebiasaan makan, minuman tertentu, hingga kebiasaan buruk lainnya.
Berikut adalah beberapa penyebab asam lambung sering kambuh yang perlu Anda waspadai:
Sering Mengonsumsi Makanan Berlemak
Makanan tinggi lemak, seperti kentang goreng, mentega, keju, es krim, dan daging berlemak, dapat melemahkan katup sfingter esofagus dan menghambat pengosongan lambung, sehingga meningkatkan risiko refluks asam.
Makan dengan Postur Tubuh yang Buruk
Postur tubuh yang buruk saat makan, seperti membungkuk, dapat memberikan tekanan pada lambung dan menyebabkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan.
Tidur dengan Posisi Telentang
Tidur dalam posisi telentang dapat menyebabkan asam lambung lebih mudah naik ke esofagus, terutama jika menggunakan bantal datar yang membuat posisi lambung dan esofagus sejajar.
Sering Mengonsumsi Minuman Tertentu
Beberapa minuman dapat memicu refluks asam, seperti alkohol, kopi, teh, minuman berkarbonasi, serta jus sitrus dan tomat.
Meski begitu, toleransi terhadap minuman ini dapat berbeda-beda pada tiap individu.
Makan Berlebihan
Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dapat membuat lambung mengembang dan meningkatkan kemungkinan asam lambung naik ke kerongkongan.
Ini sering terjadi pada pengidap GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).