Satgas PRR Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Pemerintah Tekan Percepatan Anggaran
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA -Meski tampak sepele, kebiasaan makan atau ngemil menjelang tidur ternyata menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan.
Tidak hanya makanan manis atau berlemak, bahkan makanan sehat seperti buah pun bisa memberikan dampak negatif bila dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur.
Menurut ahli gizi Kyle Crowley, mengonsumsi buah di malam hari dapat merangsang produksi asam lambung berlebih. Hal ini memicu gejala refluks asam, kondisi yang menyebabkan sensasi panas terbakar di dada akibat asam lambung yang naik ke tenggorokan.
"Cobalah untuk menghindari makan besar menjelang tidur, baik di meja makan maupun di atas tempat tidur. Hal itu bisa mengakibatkan pencernaan yang buruk dan tidur yang terganggu," ujar Crowley, dikutip dari Dailymail dan detikHealth.
Lebih dari sekadar gangguan tidur, Crowley mengingatkan bahwa refluks asam yang dibiarkan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker lambung dan esofagus. Hal ini karena gejalanya—seperti nyeri dada, sulit menelan, batuk kronis, suara serak, dan mual—bisa menyerupai tanda awal kanker sistem pencernaan.
Salah satu penyebab memburuknya kondisi ini adalah posisi tubuh setelah makan, terutama jika seseorang langsung berbaring setelah menyantap makanan. Maka dari itu, duduk tegak saat makan malam atau camilan larut malam sangat disarankan.
"Jika Anda ingin makan di tempat tidur, sebaiknya lakukan sambil duduk tegak dan jangan langsung berbaring. Ini akan membuat tidur lebih nyenyak dan mengurangi risiko terbangun di tengah malam," jelas Crowley.
Selain buah asam, makanan berlemak juga sebaiknya dihindari pada malam hari karena bisa memicu pelepasan hormon yang melemaskan katup di bagian bawah tenggorokan, yang memperbesar kemungkinan naiknya asam lambung.
Sebagai alternatif sehat, Crowley menyarankan untuk mengonsumsi kacang-kacangan dan susu, yang lebih ramah pada sistem pencernaan dan tidak memicu refluks.
Hindari makan besar minimal 2–3 jam sebelum tidur
Pilih camilan ringan seperti kacang atau segelas susu jika lapar
Duduk tegak saat dan setelah makan malam
Hindari langsung rebahan setelah makan
Kurangi konsumsi buah asam dan makanan berlemak di malam hari
Kesadaran terhadap waktu makan dan jenis makanan menjelang tidur sangat penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan mencegah komplikasi serius seperti gangguan tidur dan penyakit lambung.*
(dc/j006)
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK
FORT LEAVENWORTH Tiga perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menyelesaikan pendidikan di US Army Command and General Staff Co
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia saat ini tidak lagi bergantung pada im
EKONOMI
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentu
AGAMA
JAKARTA Advokat Elza Syarief resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, ya
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Langkat meresmikan Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) Hanura Kecamatan S
POLITIK
JAKARTA Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tergabung dalam BEM Bersatu menyatakan sikap menolak segala bentuk intervensi poli
POLITIK