BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Maret 2026

Remaja Aceh Silaturahmi dan Inovasi di Youth 4 Health Impact: Innovation Challenge 2025

T.Jamaluddin - Jumat, 20 Juni 2025 18:53 WIB
Remaja Aceh Silaturahmi dan Inovasi di Youth 4 Health Impact: Innovation Challenge 2025
Sebanyak 60 remaja dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar berpartisipasi aktif dalam kegiatan Youth 4 Health Impact (foto: T.jamaluddin)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MAN 1 Banda Aceh

Acara dipandu oleh moderator berpengalaman M. Dzaky Raihan (Genre), yang dinilai mampu memotivasi dan menumbuhkan kreativitas para peserta.

Para fasilitator yang direkrut adalah alumni program dan aktivis terdepan, seperti: M. Firdaus Ariansyah, Fikrul Azka, Aril Mirza, Nur Aida Rossa, Derli Andika Setianto, Ilzar Tri Ansani (Genre), serta alumni Youth for Health seperti Calsa Mayfa Kusniatik, Raden Yasmeen Rahima, bersama perwakilan FATAR.

Kegiatan dimulai dengan co-creation workshop di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Aceh, menghadirkan narasumber ahli seperti dr. Dara Safitri, M.Kes; Riana Wulandari MSc; Mira Delvia Basri, S.Tr.Keb., M.K.M; dr. Tira Aswitama, M.Epid; dan Dharina Baharuddin, Ph.D.

Peserta mendapatkan pembekalan teori kesehatan remaja, praktik melalui permainan edukatif, serta menyusun dan mempresentasikan workplan inovatif yang mereka gagas untuk menjawab tantangan kesehatan di komunitas mereka.

Andi Yoga Tama, Kepala Perwakilan UNICEF Aceh, mengatakan:

"Kami berharap pendekatan partisipatif ini dapat diterapkan secara lebih luas. Remaja memiliki potensi besar untuk menghadirkan solusi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka."

Ners. Yennizar, SST., S.Kep., M.Si, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat mewakili Dinas Kesehatan Aceh menegaskan:

"Solusi terbaik sering kali datang dari mereka yang paling dekat dengan persoalan. Remaja bukan hanya penerima manfaat, tetapi penggerak perubahan."

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti seluruh ide dan solusi yang telah dirumuskan. Para pemangku kepentingan berharap bahwa apa yang dihasilkan saat ini tidak berhenti sebagai aktivitas sesaat, melainkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda Aceh yang sehat, kreatif, dan berdaya.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru