Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Negatif self-talk atau kebiasaan berbicara negatif terhadap diri sendiri dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental.
Psikolog klinis Kezia Toto dan pendiri komunitas kesehatan mental Ryse and Shyne, Felicia Kawilarang, berbagi empat langkah sederhana yang bisa diterapkan untuk melawan pola pikir negatif ini.
Dalam sesi reflektif bertema negative self-talk yang digelar di Manzo, Jakarta, Selasa (24/6/2025), keduanya menegaskan pentingnya menyadari dan menghentikan dialog internal yang merusak, terutama bagi perempuan yang lebih rentan terhadap stres.
1. Bicara di Depan Cermin
Kezia mengaku sering berdiri di depan cermin untuk mengafirmasi dirinya saat mulai merasa terjebak dalam pikiran negatif.
"Saya berdiri di depan cermin dan berkata, 'Kamu telah melakukan yang terbaik hari ini'," ujar Kezia.
Afirmasi positif seperti ini dapat membantu membangun kembali kepercayaan diri dan membentuk kebiasaan berbicara baik kepada diri sendiri.
2. Bicara Sebagai Orang Ketiga
Pendiri Ryse and Shyne, Felicia Kawilarang, menyatakan bahwa berbicara kepada diri sendiri dengan menyebut nama sendiri, layaknya orang ketiga, terbukti membantu.
"Saya bilang, 'Felicia, kamu sudah melakukan yang terbaik hari ini.' Itu membuat pikiran saya merasa kalimat itu datang dari luar, bukan dari saya sendiri," jelasnya.
Menurut Felicia, teknik ini efektif karena otak lebih merespons pernyataan positif seolah berasal dari pihak eksternal.
3. Menulis Jurnal Tanpa Tekanan
Felicia juga menekankan pentingnya journaling. Ia awalnya mencoba membuat jurnal yang estetis, tapi malah terbebani.
"Sekarang saya menulis apa adanya, baik di buku maupun aplikasi Notes. Tanpa harus indah atau terstruktur," katanya.
Dengan membebaskan diri dari ekspektasi estetika, journaling menjadi lebih otentik dan berfungsi sebagai alat refleksi diri yang kuat.
4. Tarik Napas, Fokus pada Diri
Kezia menambahkan, teknik sederhana seperti menarik napas dalam-dalam dapat membantu mengalihkan fokus dari pikiran negatif.
"Bernapas mengganggu siklus negatif di kepala kita karena memaksa otak untuk fokus pada tubuh dan sensasi saat ini," pungkasnya.
Negatif self-talk bisa menjadi jebakan psikologis yang merusak.
Namun, dengan pendekatan sederhana seperti bicara positif, journaling, dan teknik napas, siapa pun bisa melatih diri untuk lebih sadar, tenang, dan mencintai diri sendiri.*
(km/a008)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.