Prabowo Kumpulkan Pengusaha Kadin di Istana, Bahas Apa?
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengundang jajaran pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ke Istan
EKONOMI
MALAYSIA - Curahan hati seorang ibu muda asal Malaysia yang membagikan pengalaman perubahan wajah selama masa kehamilan dan setelah melahirkan menjadi viral di media sosial.
Akun X (Twitter) @ayyitslala, yang diketahui bernama Farah, mengunggah foto dirinya sebulan pascapersalinan dan membagikan kisah perjuangannya menghadapi kondisi kulit yang berubah drastis selama hamil.
Dalam unggahannya, Farah menegaskan bahwa perubahan wajah tersebut bukan karena skincare, penyakit 'ain', atau kesalahan make-up sebagaimana banyak dikomentari warganet, melainkan murni akibat perubahan hormon kehamilan.
"Seperti yang saya bilang, ini hanya hormon kehamilan dan akan berlalu. Saya benci ketika orang berkomentar ini 'penyakit ain' atau salah skincare. Jadi untuk para ibu baru, jangan panik. Ini normal," tulis Farah, dikutip dari akun X-nya, Sabtu (2/8/2025).
Perubahan Fisik Saat Hamil
Farah menjelaskan bahwa perubahan wajahnya dimulai sejak usia kehamilan 4 bulan. Ia mengalami pregnancy nose, yaitu pembesaran pada bagian hidung. Pada bulan keenam, kerutan mulai muncul di dahi, dan puncaknya saat kehamilan memasuki bulan ke-7, perubahan pada wajahnya semakin kentara hingga ia merasa seperti melihat orang asing saat bercermin.
Meski demikian, Farah tetap bersyukur karena kehamilannya berjalan lancar dan tanpa komplikasi.
"Ini mungkin ujian kecil, tapi saya sangat bersyukur tidak mengalami mual atau alahan," ujarnya dalam wawancara.
Penjelasan Medis: Normal dan Bisa Dikelola
Menanggapi fenomena tersebut, dr Ruri Diah Pamela, SpDVE, FINSDV, spesialis kulit, menjelaskan bahwa perubahan kulit selama kehamilan adalah hal yang umum terjadi akibat lonjakan hormon estrogen dan progesteron, serta faktor metabolisme.
"Kondisi ini bisa diperparah oleh stres pascapersalinan, kurang tidur, dan kelelahan saat merawat bayi," jelas dr Ruri Jumat (1/8/2025).
Beberapa perubahan yang umum terjadi meliputi hiperpigmentasi, melasma, hingga perubahan elastisitas kulit.
Meskipun tidak bisa sepenuhnya dicegah, dr Ruri menyebut perubahan tersebut bisa dikelola melalui:
Perawatan kulit yang tepat dan lembut
Nutrisi seimbang
Manajemen stres
Tidur cukup
Penggunaan sunscreen secara rutin
"Sunscreen penting untuk mencegah pigmentasi memburuk. Jangan abaikan perawatan dasar meski sedang mengurus bayi," tambahnya.
Fenomena ini mengingatkan publik akan pentingnya edukasi seputar kesehatan ibu hamil dan pascapersalinan agar tidak terjebak stigma atau mitos keliru. Netizen juga didorong untuk lebih empatik dalam menanggapi perubahan fisik perempuan selama fase-fase penting kehidupan mereka.*
(d/j006)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengundang jajaran pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ke Istan
EKONOMI
JAKARTA Ahli hukum pidana Didit Wijayanto Wijaya menyatakan dugaan penyalahgunaan kewenangan atau abuse of power oleh penyidik dapat men
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan hukuman empat bulan penjara kepada Moh Syifak bin Muntiri dalam kasus pencurian uan
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Dr. Ahmad Yani, SH PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki arti penting secara sosial dan kesehatan dalam menunjang pertumbuhan an
OPINI
JAKARTA Pemerintah memastikan upacara peringatan detikdetik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan penurunan Bendera Pusaka dala
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memilih tidak memberikan komentar terkait kasus meninggalnya Sutrimo, yang disebutsebut merupakan Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehIja SuntanaLUMRAH saja, dalam politik, selalu ada angka yang naik dan ada angka yang turun. Hari ini seorang politisi berada di puncak
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menangkap seorang pilot Malaysia Airlines bernama Mohd Saufi bin Othma
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati, dan wali kota dalam rapat khusus untuk membahas program In
NASIONAL
MEDAN Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 92 kilogr
HUKUM DAN KRIMINAL