BREAKING NEWS
Senin, 02 Februari 2026

Bakteri E. Coli Diduga Jadi Penyebab Keracunan MBG di Lombok Barat

- Selasa, 30 September 2025 17:07 WIB
Bakteri E. Coli Diduga Jadi Penyebab Keracunan MBG di Lombok Barat
Ilustrasi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MATARAM – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram mengungkapkan temuan awal terkait kasus dugaan keracunan yang dialami sejumlah pelajar di dua sekolah dasar di wilayah Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dari hasil pemeriksaan laboratorium, terdapat indikasi keberadaan bakteri Escherichia coli (E. Coli) pada sampel Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi para siswa.

Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipidter) Satreskrim Polresta Mataram, Ipda Imamul Ahyar, menyatakan bahwa hasil uji laboratorium dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram sudah diterima penyidik.

Baca Juga:

"Ditemukan bakteri E. Coli di beberapa makanan. Itu dari hasil cek laboratorium BPOM yang sudah kami terima," ujar Imamul, Selasa (30/9/2025).

Meski ada temuan tersebut, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan E. Coli sebagai penyebab langsung keracunan.

Saat ini, kasus masih berada di tahap penyelidikan, dan penyidik terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait.

"Kami mesti minta keterangan dari ahli gizi BBPOM Mataram. Kemarin sudah koordinasi langsung, tapi secara tertulis belum dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP)," jelas Imamul.

Dalam proses penyelidikan lanjutan, polisi akan meminta keterangan tambahan dari penyelenggara program MBG serta penyedia makanan dari dapur umum yang memasok makanan ke sekolah.

"Ahli gizi nanti belakangan. Saat ini pemeriksaan masih berlangsung dari pihak Dinas Kesehatan. Setelah semua rampung, kami akan gelar perkara," imbuhnya.

Kasus dugaan keracunan ini bermula pada 3 September 2025, ketika enam siswa dari dua sekolah dasar mengalami mual dan sakit perut usai menyantap makanan gratis di sekolah mereka.

Korban terdiri dari tiga siswa di SDN 1 Nyiurlembang dan tiga siswa lainnya dari SDN 1 Selat.

Semua korban sempat dirawat di puskesmas setempat, dan kasus ini secara resmi dilaporkan ke polisi pada 17 September 2025.

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah, terutama di daerah yang rentan kekurangan gizi.

Namun, kasus ini menjadi perhatian serius dan menimbulkan kekhawatiran akan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan program tersebut di lapangan.*


(vo/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Purbaya Ancam Tarik Dana FLPP, Jika Subsidi Rumah Tak Terserap Optimal
Salmonella & E. coli, Dua Bakteri yang Disorot Ahli Unej di Kasus Keracunan MBG Jember
Prabowo Siapkan Standar Baru untuk Keamanan Dapur MBG: Tukang Masak Harus Terlatih!
Aliansi Ekonom Desak Hentikan Program MBG, Airlangga Tegas: Tetap Dilanjutkan!
713 Ekonom Desak Presiden Prabowo Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis
Presiden Prabowo Akui Ada Masalah di Program MBG: "Keracunan Ada, Tapi Hanya 0,0017 Persen"
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru