UNMUHA Gelar Podcast Edukasi Inklusi Anak Usia Dini di PAUD Harsya Ceria Banda Aceh
BANDA ACEH Tim Psychotalk Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) melakukan langkah konkret untuk mendukung pendidikan
PENDIDIKAN
JAKARTA – Banyak orang masih keliru memahami arti kesehatan mental. Tidak sedikit yang menganggap seseorang disebut sehat mental bila selalu bahagia dan bebas dari stres.
Padahal, menurut para ahli, mental yang sehat bukan berarti hidup tanpa tekanan, melainkan kemampuan individu dalam mengelola emosi dan berfungsi optimal dalam keseharian.
Psikolog klinis dewasa Natasya menjelaskan bahwa kesehatan mental tidak identik dengan kebahagiaan semata.Baca Juga:
"Banyak orang berpikir kalau kesehatan mental itu berarti harus selalu bahagia. Padahal, sehat mental adalah ketika kita tetap bisa menjalani aktivitas dan berkontribusi meski di tengah tantangan hidup," ujarnya dalam diskusi "Ruang Cerita: Ngobrol Santai Tentang Kesehatan Mental" di Yogyakarta.
Menurutnya, stres merupakan bagian alami dari kehidupan yang tidak bisa dihindari. Hal terpenting adalah kemampuan seseorang untuk mengelola stres tersebut agar tidak berkembang menjadi gangguan psikologis.
"Kita mungkin tidak bisa menghindari stres, tetapi yang utama adalah bagaimana mengelolanya dengan baik agar tidak berkepanjangan dan menimbulkan dampak negatif," katanya.
Natasya menegaskan bahwa perasaan seperti sedih, marah, dan kecewa tidak menandakan seseorang lemah secara mental. Justru, kemampuan untuk menerima dan memaknai perasaan tersebut menjadi ciri individu yang sehat secara emosional.
"Sehat mental bukan berarti tidak pernah merasa sedih atau marah, melainkan bagaimana kita menghadapi dan memaknai perasaan itu agar tidak menjadi hambatan," jelasnya.
Ia menambahkan, menekan atau menyangkal emosi hanya akan memperburuk keadaan. Karena itu, setiap orang perlu memiliki ruang aman untuk mengekspresikan diri—baik melalui teman dekat, keluarga, maupun bantuan profesional seperti psikolog.
"Diri kita seperti wadah yang punya batas. Kalau terus disimpan sendiri, suatu saat akan meluap," ucapnya.
Sementara itu, psikolog dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Patricia Melati Rosari, menuturkan bahwa kelelahan mental sering kali muncul tanpa disadari. Ia menyebut tiga indikator utama yang patut diwaspadai: pikiran, emosi, dan perilaku.
"Jika pekerjaan yang biasanya bisa selesai 30 menit menjadi berjam-jam karena sulit fokus, itu tanda awal stres," kata Patricia.
BANDA ACEH Tim Psychotalk Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) melakukan langkah konkret untuk mendukung pendidikan
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, sejumlah konglomerat dunia diamdiam mulai berinvestasi di sektor pertanian
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus memperkuat tata kelola aset daera
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Sejumlah desa di lima kecamatan di Aceh Tengah kembali dilanda banjir luapan akibat hujan deras yang mengguyur kawasan terse
PERISTIWA
GAZA Serangan udara kembali dilancarkan Israel Defense Forces (IDF) ke wilayah Jalur Gaza pada Senin, 6 April 2026, di tengah berlangsun
INTERNASIONAL
JAKARTA Istana Kepresidenan merespons santai video viral pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung soal menjatuhkan Presiden Pra
NASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Saiful Mujani angkat bicara terkait potongan video viral yang menampilkan dirinya berbicara soal menjatuhkan
POLITIK
JAKARTA Isu perombakan Kabinet Merah Putih mencuat di tengah dinamika politik dan tekanan geopolitik global. Pihak Istana Kepresidenan m
NASIONAL
JAKARTA Mantan staf khusus Presiden ke7 RI, Andi Taufan Garuda Putra, menyatakan tidak mengetahui pokok perkara dalam kasus dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinamika internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Medan kembali mencuat. Kader akar rumput PDIP Medan Amplas,
POLITIK