Hakim Praperadilan Dokter Tifa Tegaskan Sidang Bersih dari Suap, Waspadai Calo Perkara
JAKARTA Hakim tunggal praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Sulistyo Muhammad Dwi Putro, menegaskan proses persidangan pe
NASIONAL
JAKARTA — Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengungkap kondisi kritis layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kerusakan fasilitas kesehatan serta minimnya tenaga medis membuat pelayanan tidak dapat berjalan optimal selama masa darurat.
Menurut Benjamin, total 31 rumah sakit dan 156 Puskesmas terdampak. Aceh menjadi wilayah dengan kerusakan paling berat, mencatat 13 rumah sakit dan 122 Puskesmas rusak atau tidak berfungsi.Baca Juga:
Di Sumatera Utara, tercatat 18 rumah sakit dan 22 Puskesmas terdampak, sementara di Sumatera Barat terdapat 9 Puskesmas yang mengalami kerusakan.
Benjamin menggambarkan situasi lapangan yang amat sulit. Ia menceritakan kunjungannya ke salah satu rumah sakit besar yang memiliki 22 dokter spesialis, namun pada hari itu hanya satu dokter yang mampu bertugas.
"Tidak bisa dilakukan pelayanan karena dari 22 dokter ahli, yang masuk cuma satu. Dokter umum juga tidak masuk. Mereka terdampak, tidak bisa datang karena enggak ada BBM, enggak ada air, enggak ada listrik," ujar Benjamin di Gedung Kemenkes, Jumat, 5 Desember 2025.
Di tengah keterbatasan itu, Benjamin menyampaikan apresiasi terhadap tenaga medis dari Universitas Hasanuddin (Unhas).
Ia menuturkan bagaimana Profesor Idrus Paturusi mengirimkan 16 dokter spesialis dengan biaya pribadi.
"Saya terharu sekali. Saya tanya, 'Pak siapa yang biayain?' Dijawab, 'Oh kami sendiri, Pak Wamen. Kami biasa, kalau ada bencana kami berangkat langsung pakai uang sendiri'," kata Benjamin.
Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan yang dipimpin Dr. Sumarjaya, SKM., MM., MFP., C.F.A. terus melakukan pemantauan situasi untuk memastikan respons kesehatan berjalan sesuai kebutuhan darurat.
Sumarjaya menjelaskan bahwa layanan kesehatan dasar dan rumah sakit menghadapi tekanan besar.
Untuk mengoperasikan emergency mobile service dan Puskesmas di Aceh, dibutuhkan sedikitnya:
- 34 dokter umum
- 17 perawat
- Tenaga bidan
- Petugas farmasi
- Petugas kesehatan lingkungan
- Case manager
- Sopir ambulans
Kebutuhan tersebut mencakup 13 kabupaten/kota yang terdampak di Aceh.
Benjamin menegaskan bahwa pemulihan layanan kesehatan akan memerlukan dukungan penuh dari seluruh pihak, mengingat kerusakan fasilitas dan sulitnya akses membuat masyarakat tidak dapat memperoleh pelayanan dasar.
"Kondisinya sangat mengenaskan. Itulah kendala yang kami hadapi di lapangan," ujar dia.*
(bb/ad)
JAKARTA Hakim tunggal praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Sulistyo Muhammad Dwi Putro, menegaskan proses persidangan pe
NASIONAL
BANDA ACEH Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar masih terlihat di sejumlah stasiun pengisian
EKONOMI
JAKARTA Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung menyebut Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RIDPD RI (STSB) 2026 menjadi momentum p
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (12/8/2026). Rupiah turun 16 poin a
EKONOMI
JAKARTA Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap sejumlah calon Hakim Agung dan Hakim Ad H
NASIONAL
JAKARTA Tim kuasa hukum Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mempertanyakan langkah Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang kembali melimpahkan pe
NASIONAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat penegak hukum mengusut dan menindak pihak yang bertanggung jawab atas tantangan haf
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Menteri Perang Amerika Serikat (AS) bidang Kebijakan, Elbridge Colby, di Ista
NASIONAL
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi meminta Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) menguji keabsahan ijazah S1 Universita
POLITIK
JAKARTA Seorang siswa Sekolah Rakyat terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional 2026. Menter
NASIONAL