BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Menkes Pastikan 31 Rumah Sakit Pascabencana di Aceh Kembali Beroperasi dalam Dua Pekan

Raman Krisna - Rabu, 24 Desember 2025 18:08 WIB
Menkes Pastikan 31 Rumah Sakit Pascabencana di Aceh Kembali Beroperasi dalam Dua Pekan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (foto: bgsadikin/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh 31 rumah sakit yang terdampak bencana di Aceh telah kembali beroperasi dalam waktu dua pekan.

Pemulihan dilakukan melalui percepatan revitalisasi layanan kesehatan dengan prioritas pada layanan krusial sebelum dilanjutkan secara bertahap ke layanan lainnya.

Budi menyampaikan keputusan tersebut setelah meninjau langsung dampak kerusakan di lapangan.

Baca Juga:

Dari total 31 rumah sakit terdampak di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, pemerintah menargetkan semua rumah sakit dapat kembali melayani masyarakat meski kondisi belum sepenuhnya ideal.

"Yang penting beroperasi dulu. Bukanya memang bertahap, tapi layanan yang menyangkut nyawa harus jalan," ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (24/12).

Menkes mengapresiasi kerja cepat jajaran Kementerian Kesehatan, relawan, serta manajemen rumah sakit dalam mempercepat pemulihan layanan pascabencana.

Tahap awal revitalisasi fokus pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan layanan hemodialisis (HD).

Seluruh layanan HD kini telah kembali berjalan, termasuk di rumah sakit dengan kerusakan paling parah setelah dipasang instalasi sementara.

Selain kerusakan bangunan dan alat medis, Budi menyoroti kerusakan pada sistem pendukung, seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Pemerintah menggandeng BUMN konstruksi guna mempercepat perbaikan agar layanan medis dapat segera diaktifkan kembali.

Pada tahap berikutnya, Kementerian Kesehatan akan mengaktifkan layanan operasi terbatas, ICU, serta memperkuat sarana penunjang seperti ventilator dan mobile X-ray.

Seluruh teknisi dari berbagai vendor telah dikerahkan untuk menilai dan memperbaiki kerusakan peralatan medis yang bersifat masif.

Selain rumah sakit, Menkes juga menekankan percepatan pemulihan puskesmas.

Dari sekitar 300 puskesmas terdampak, jumlah yang belum beroperasi terus menurun dan ditargetkan seluruhnya kembali melayani masyarakat sebelum akhir tahun.

Untuk puskesmas yang mengalami kerusakan total, pemerintah akan membangun fasilitas baru dengan dukungan Kementerian Pekerjaan Umum.

"Revitalisasi layanan kesehatan ini bukan hanya soal bangunan, tapi memastikan masyarakat kembali mendapat layanan yang menyelamatkan nyawa," tegas Budi.*


(bb/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Serahkan SK PPPK Paruh Waktu untuk 11.625 Pegawai di Sumut, Dorong Kualitas Pelayanan Publik
Ekonomi Gayo Bangkit! Jembatan Tenge Besi yang Sempat Putus Kini Bisa Dilalui Lagi
KemenHAM: Mandeknya Perpres Stranas HAM 3 Tahun Ikut Picu Banjir Sumatera!
IKAL Lemhannas Aceh Salurkan Tujuh Ton Bantuan untuk Korban Bencana Hidrometeorologi
Kemenkum Bali Gelar Monitoring dan Evaluasi Kinerja Akhir Tahun 2025, Persiapkan Program 2026
Banjir di Langkat dan Aceh Tamiang, Simalungun Turun Tangan dengan Bantuan Kemanusiaan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru